Genjot Ekspor, Afrika Pasar Potensial Sawit Indonesia
Rabu, 17 Juni 2020 - 10:10 WIB
loading...
Foto: dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia perlu mengembangkan pasar baru yang potensial di tengah pelemahan permintaan minyak sawit di berbagai negara tujuan ekspor. Pasar negara-negara di Afrika menjadi sangat potensial untuk menggenjot ekspor kelapa sawit.
“Menjaga pasar ekspor kelapa sawit dan turunannya saat pandemi Covid-19 tidak mudah. Untuk itu, perlu mengembangkan pasar baru yang potensial,” ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono pada diskusi virtual di Jakarta kemarin. (Baca: Industri Sawit Tahan Banting di Tengah Pandemi Covid-19)
Joko melanjutkan, pasar Afrika menjadi potensial karena pertumbuhan ekspor minyak sawit Indonesia sepanjang 2017 hingga 2019 mengalami peningkatan. Berdasarkan kode HS, ada 32 produk minyak sawit CPO, PKO, dan turunannya yang diekspor ke Afrika. Adapun kontribusi 8 HS utama produk minyak sawit telah mencapai 92%.
“Pertumbuhannya cukup bagus setiap tahun dan yang menarik justru HS code tertentu ada yang mencapai 41% dari total ekspor minyak sawit ke Afrika,” jelasnya.
Menurut dia, pasar Afrika hanya menerima dalam bentuk partai kecil, berbeda dengan negara lainnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menggenjot ekspor ke Afrika.
“Menjaga pasar ekspor kelapa sawit dan turunannya saat pandemi Covid-19 tidak mudah. Untuk itu, perlu mengembangkan pasar baru yang potensial,” ujar Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Joko Supriyono pada diskusi virtual di Jakarta kemarin. (Baca: Industri Sawit Tahan Banting di Tengah Pandemi Covid-19)
Joko melanjutkan, pasar Afrika menjadi potensial karena pertumbuhan ekspor minyak sawit Indonesia sepanjang 2017 hingga 2019 mengalami peningkatan. Berdasarkan kode HS, ada 32 produk minyak sawit CPO, PKO, dan turunannya yang diekspor ke Afrika. Adapun kontribusi 8 HS utama produk minyak sawit telah mencapai 92%.
“Pertumbuhannya cukup bagus setiap tahun dan yang menarik justru HS code tertentu ada yang mencapai 41% dari total ekspor minyak sawit ke Afrika,” jelasnya.
Menurut dia, pasar Afrika hanya menerima dalam bentuk partai kecil, berbeda dengan negara lainnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk menggenjot ekspor ke Afrika.
Lihat Juga :