Penurunan Suku Bunga Demi Dukung Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Kamis, 25 Juli 2019 - 14:50 WIB
Penurunan Suku Bunga Demi Dukung Momentum Pertumbuhan Ekonomi
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan, penurunan suku bunga acuan alias BI 7-Day Repo Rate sebesar 25 basis point menjadi 5,75% demi mendukung momentum pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengiringi terjaganya inflasi serta stabilnya laju nilai tukar rupiah.
"Kami sudah mulai menurunkan suku bunga BI untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, dengan melihat ke depan inflasi rendah. Dengan perlunya mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, masih terbuka ruang kebijakan moneter yang akomodatif," ujarnya Perry di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (25/7/2019).
Lebih lanjut, Ia menekankan BI tidak hanya menjaga nilai tukar rupiah dan juga inflasi. Akan tetapi ikut serta berperan dalam menjaga ekonomi Indonesia secara keseluruhan agar tetap bisa tumbuh tinggi.
"BI akan terus berkomitmen mengarahkan seluruh kebijakan kami, tidak hanya pengendalian inflasi, tidak hanya nilai tukar, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Kebijakan yang diterapkan BI semata-mata untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, baik yang berkaitan dengan kebijakan moneter maupun pendalaman pasar keuangan.
"Seluruh kebijakan kami, kebijakan moneter, makro prudensial, pendalaman pasar keuangan, sistem pembayaran, kami arahakan untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi dengan semakin terjaganya inflasi dan nilai tukar," tandasnya.
"Kami sudah mulai menurunkan suku bunga BI untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, dengan melihat ke depan inflasi rendah. Dengan perlunya mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, masih terbuka ruang kebijakan moneter yang akomodatif," ujarnya Perry di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (25/7/2019).
Lebih lanjut, Ia menekankan BI tidak hanya menjaga nilai tukar rupiah dan juga inflasi. Akan tetapi ikut serta berperan dalam menjaga ekonomi Indonesia secara keseluruhan agar tetap bisa tumbuh tinggi.
"BI akan terus berkomitmen mengarahkan seluruh kebijakan kami, tidak hanya pengendalian inflasi, tidak hanya nilai tukar, tapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
Kebijakan yang diterapkan BI semata-mata untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi, baik yang berkaitan dengan kebijakan moneter maupun pendalaman pasar keuangan.
"Seluruh kebijakan kami, kebijakan moneter, makro prudensial, pendalaman pasar keuangan, sistem pembayaran, kami arahakan untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi dengan semakin terjaganya inflasi dan nilai tukar," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :