Pemerintah Sambut Positif Hyundai, Pabrik Mulai Produksi Tahun 2021

Kamis, 25 Juli 2019 - 22:33 WIB
Pemerintah Sambut Positif...
Pemerintah Sambut Positif Hyundai, Pabrik Mulai Produksi Tahun 2021
A A A
JAKARTA - Industri otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motors Group berencana membangun pabrik di Indonesia. Terkait investasi ini, delegasi Hyundai langsung menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, yang hadir dalam pertemuan tersebut, menerangkan saat ini pihak Hyundai sedang melakukan survei di kawasan industri Jawa Barat, seperti daerah Bekasi, Karawang, Purwakarta (Bekapur) dan Subang. "Nilai investasinya masih dalam pembahasan," ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Airlangga menerangkan bahwa Presiden Jokowi merespon positif rencana investasi Hyundai Motors Group disektor otomotif, yang ditargetkan menjadi andalan ekspor Indonesia ke depan. Hyundai berencana mengekspor 40% dari produksinya di Tanah Air, sedangkan 60% ditujukan bagi pasar domestik.

Rencananya, Hyundai mulai berproduksi tahun 2021 dengan kapasitas hingga 250.000 unit per tahun. Jenis kendaraan yang bakal digarap di Indonesia, antara lain SUV, MPV, hatchback, dan sedan. Nantinya pabrik Hyundai di Indonesia ditargetkan menyerap tenaga kerja sebanyak 3.500 orang.

"Hyundai telah menegaskan komitmennya untuk segera memulai investasi di Tanah Air. Sebab, Indonesia dinilai tepat menjadi basis produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor," sebut Menperin.

Menurut Airlangga, pertemuan dengan delegasi Hyundai Motors Group juga membahas terkait pemberian fasilitas tax holiday serta perjanjian dagang. "Karena kita sudah punya perjanjian perdagangan ASEAN-Korea, ASEAN-China, kemudian dengan India sedang dalam penjajakan. Itu juga disampaikan," ujarnya.

Airlangga menegaskan, prinsipnya pemerintah mendukung rencana investasi Hyundai dengan fasilitas fiskal yang sudah tersedia. "Pemerintah sudah menyiapkan regulasi yang mendukung investasi di Indonesia," tegasnya.

Dalam pertemuan itu, Hyundai juga memaparkan potensi perkembangan teknologi otomotif di masa depan, termasuk di dalamnya electric vehicle (kendaraan listrik), fuel cell vehicle (mobil berbahan bakar hidrogen), autonomous vehicle (mobil tanpa awak). Bahkan sedang mempertimbangkan untuk flying vehicle (mobil melayang).
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kurangi Dampak Corona,...
Kurangi Dampak Corona, Kemenperin Pacu Investasi Sektor Padat Karya
Naik 44 %, Investasi...
Naik 44 %, Investasi Manufaktur Moncer di Kuartal I/2020
Kemenperin Terus Kawal...
Kemenperin Terus Kawal Investasi di Sektor Industri
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
6 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
7 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
7 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
7 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
7 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Vaksinasi Covid-19 Anak...
Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6 Bulan-11 Tahun Mulai Maret 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved