Ditarget Rampung 2020, Kemendag Kebut Perundingan Dagang RI-Bangladesh

Jum'at, 26 Juli 2019 - 13:32 WIB
Ditarget Rampung 2020,...
Ditarget Rampung 2020, Kemendag Kebut Perundingan Dagang RI-Bangladesh
A A A
JAKARTA - Delegasi Indonesia dan Bangladesh berhasil mencapai kesepakatan substantif atas keseluruhan teks perjanjian Indonesia-Bangladesh Preferential Trade Agreement (IB-PTA).

Kesepakatan tersebut tercapai melalui pertemuan kedua Trade Negotiating Committee (TNC) IB-PTA .

Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan (Kemendag) Ni Made Ayu Marthini mengungkapkan, delegasi kedua negara memperlihatkan semangat yang sama untuk menyelesaikan perundingan IB-PTA pada 2020.

"Hal ini merupakan perwujudan komitmen kedua kepala negara dalam kunjungan kerja Presiden RI ke Dhaka pada 28 Januari 2018 untuk meningkatkan perdagangan Indonesia-Bangladesh,” kata Made di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Made melanjutkan, pada pertemuan kedua TNC IB-PTA tersebut, pembahasan atas teks draf ketentuan surat keterangan asal (rules of origin/ROO), modalitas penurunan tarif, serta indikasi daftar permintaan (request) dan penawaran (offer) juga dibahas dan tercapai pemahaman yang lebih baik untuk dilanjutkan pembahasannya pada putaran berikutnya.

Delegasi kedua negara juga berhasil menyepakati jadwal pertukaran request dan offer produk-produk kedua negara yang akan mendapatkan preferensi tarif dalam kerangka IB-PTA.

Delegasi Indonesia dan Bangladesh sepakat melaksanakan pertemuan ketiga TNC IB-PTA di Bangladesh pada Januari 2020. Agenda yang akan dibahas yaitu finalisasi teks perjanjian IB-PTA, serta daftar request dan offer kedua negara.

Berdasarkan hasil kajian awal dan masukan dari instansi pembina sektor, beberapa produk dan sektor potensial yang dapat ditingkatkan ekspornya ke Bangladesh antara lain minyak kelapa sawit, batu bara, gerbong kereta api, pelumas mesin, gelatin (bahan baku kapsul), pestisida, produk dari serat jute, vaksin, serta alat- alat kesehatan dan konstruksi.

“Dengan jumlah penduduk sebesar sekitar 165 juta jiwa dan perekonomian yang terus tumbuh, Bangladesh memiliki potensi besar bagi produk-produk ekspor utama Indonesia. Adanya IB-PTA diharapkan dapat meningkatkan akses pasar produk Indonesia di Bangladesh,” ujar Made.

IB-PTA diluncurkan saat kunjungan kerja Presiden RI ke Dhaka, Bangladesh, melalui penandatanganan pernyataan bersama menteri perdagangan kedua negara.

PTA sebagai bentuk kerja sama dipilih agar dapat menyelesaikan perundingan lebih cepat karena hanya mencakup sebagian pos tarif yang dimiliki kedua negara, serta dapat menjadi dasar pengembangan kerja sama perdagangan bilateral yang lebih luas di masa mendatang.

Bagi Bangladesh, ungkap Made, perundingan PTA dengan Indonesia merupakan pengalaman pertama mereka dengan mitra di luar kawasan Asia Selatan.

"Indonesia dan Bangladesh percaya diri dapat meningkatkan perdagangan dengan menjalin kerja sama internasional di tengah-tengah ketidakpastian perekonomian global dan meningkatnya kecenderungan proteksionisme,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
59 menit yang lalu
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
1 jam yang lalu
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
1 jam yang lalu
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
1 jam yang lalu
Perry Warjiyo Mundur,...
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jabat Plt Gubernur BI
2 jam yang lalu
Breaking News! Gubernur...
Breaking News! Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved