Terseret Bursa Asia, IHSG Pulang Nelangsa 76,13 Poin
Jum'at, 26 Juli 2019 - 16:28 WIB
Terseret Bursa Asia, IHSG Pulang Nelangsa 76,13 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (26/7/2019) ditutup nelangsa alias tidak berdaya 76,13 poin atau 1,19% ke level 6.325,24.
Awal perdagangan, IHSG dibuka melanjutkan pelemahan, dengan turun 22,16 poin atau 0,35% ke level 6.379,20. Jumat ini, IHSG diperdagangkan di level 6.314,41-6.385,59.
Seluruh indeks sektoral memerah, dengan enam diantaranya jatuh lebih dari 1%. Bahkan aneka industri mengalami koreksi hingga -2,67%. Dari 598 saham yang diperdagangkan, 334 tertekan, 131 stabil dan 133 menguat.
Nilai transaksi saham mencapai Rp7,93 triliun dari 17,89 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp1,50 triliun, dengan aksi jual asing Rp2,87 triliun dan aksi beli asing Rp1,37 triliun.
Melemahnya IHSG merespon bursa saham di Asia Pasifik yang mengalami penurunan secara luas pada Jumat ini, akibat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed yang kurang agresif dari yang diharapkan.
Melansir dari CNBC, Jumat (26/7), indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,45% menjadi 21.658,15, karena hampir semua sektor saham melemah meski saham Softbank Group naik 1,09%. Indeks Topix mengakhiri perdagangan dengan turun 0,4% ke level 1.571,52 akibat penurunan saham Nissan Motor hingga 3,21%.
Di Korea Selatan, Kospi jatuh 0,4% ke level 2.066,26 dan ASX 200 Australia juga melemah 0,36% menjadi 6.793,40 akibat melemahnya mayoritas sektor saham.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,69% ke level 28.397,74 akibat penurunan ekspor di bulan Juni lalu. Otoritas Hong Kong melaporkan bahwa penurunan ekspor tersebut merupakan yang terbesar dalam tiga setengah tahun. Sementara bursa China menguat dengan Shanghai naik 0,24% menjadi 2.944,54 dan Shenzhen bertambah ke 1.573,45.
Awal perdagangan, IHSG dibuka melanjutkan pelemahan, dengan turun 22,16 poin atau 0,35% ke level 6.379,20. Jumat ini, IHSG diperdagangkan di level 6.314,41-6.385,59.
Seluruh indeks sektoral memerah, dengan enam diantaranya jatuh lebih dari 1%. Bahkan aneka industri mengalami koreksi hingga -2,67%. Dari 598 saham yang diperdagangkan, 334 tertekan, 131 stabil dan 133 menguat.
Nilai transaksi saham mencapai Rp7,93 triliun dari 17,89 miliar lembar saham. Transaksi bersih asing -Rp1,50 triliun, dengan aksi jual asing Rp2,87 triliun dan aksi beli asing Rp1,37 triliun.
Melemahnya IHSG merespon bursa saham di Asia Pasifik yang mengalami penurunan secara luas pada Jumat ini, akibat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed yang kurang agresif dari yang diharapkan.
Melansir dari CNBC, Jumat (26/7), indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,45% menjadi 21.658,15, karena hampir semua sektor saham melemah meski saham Softbank Group naik 1,09%. Indeks Topix mengakhiri perdagangan dengan turun 0,4% ke level 1.571,52 akibat penurunan saham Nissan Motor hingga 3,21%.
Di Korea Selatan, Kospi jatuh 0,4% ke level 2.066,26 dan ASX 200 Australia juga melemah 0,36% menjadi 6.793,40 akibat melemahnya mayoritas sektor saham.
Indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,69% ke level 28.397,74 akibat penurunan ekspor di bulan Juni lalu. Otoritas Hong Kong melaporkan bahwa penurunan ekspor tersebut merupakan yang terbesar dalam tiga setengah tahun. Sementara bursa China menguat dengan Shanghai naik 0,24% menjadi 2.944,54 dan Shenzhen bertambah ke 1.573,45.
(ven)
Lihat Juga :