Ancaman Perlambatan Ekonomi AS di Kuartal II/2019

Jum'at, 26 Juli 2019 - 17:21 WIB
Ancaman Perlambatan...
Ancaman Perlambatan Ekonomi AS di Kuartal II/2019
A A A
NEW YORK - Ekonomi Amerika Serikat (AS) diyakini kemungkinan besar bakal tumbuh pada laju paling lambat dalam dua tahun di kuartal kedua 2019, ketika percepatan pengeluaran konsumen mungkin diimbangi oleh ekspor yang melemah. Begitu juga dengan investasi bisnis yang berpotensi menjadi sandungan bagi pertumbuhan ekonomi Negeri Paman Sam -julukan AS-.

Pertumbuhan moderat diantisipasi yang dilatar belakangi oleh menikatnya risiko terhadap prospek ekonomi, terutama dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China serta perlambatan pertumbuhan di luar negeri. Kondisi tersebut diperkirakan bakal mendorong Federal Reserve alias Bank Sentral AS untuk memangkas suku bunga pada Rabu depan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Namun, dengan pasar tenaga kerja yang menunjukkan penguatan untuk menopang pengeluaran konsumen, resesi keuangan diprediksi tidak akan terjadi. Dilansir Reuters, Jumat (26/7/2019) Departemen Perdagangan AS baru akan menerbitkan laporan produk domestik bruto (PDB) kuartal kedua pada Jumat, pagi waktu setempat untuk menjadi fokus utama para pelaku pasar.

"Perlambatan ekonomi membuat Fed dan pasar ketakutan, tetapi langit tidak jatuh. Jika kita mengalami resesi (keuangan) tahun depan, itu karena kita menyakiti diri kita sendiri dengan konflik perdagangan," jelas Ryan Sweet, ekonom senior dari Moody's Analytics di West Chester, Pennsylvania.

Sementara menurut survei Reuters terhadap para ekonom, PDB AS kemungkinan meningkat secara tahunan 1,8% pada kuartal kedua, karena juga dipengaruhi oleh persediaan yang lebih kecil, setelah melonjak pada level 3,1% di periode Januari-Maret.

Tetapi dengan ekspor yang tidak stabil dan kategori inventaris diperkirakan bakal membuat laju pertumbuhan paling lambat sejak kuartal pertama 2017. Survei ini selesai sebelum rilis persediaan grosir dan ritel pada Juni serta data barang dan defisit perdagangan yang membuat Fed Atlanta memangkas perkiraannya tiga persen ke tingkat 1,3%.

Ekonomi yang melambat sebagian besar karena stimulus dari paket pemotongan pajak USD1,5 triliun yang diusung Gedung Putih mulai memudar. Pemotongan pajak bersama yang diikuti lebih banyak pengeluaran pemerintah dan deregulasi adalah bagian dari langkah-langkah yang diadopsi oleh administrasi Trump untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tahunan menjadi 3,0% secara berkelanjutan.

Pada 2018 lalu, ekonomi AS tumbuh 2,9% dan pertumbuhan tahun ini diperkirakan sekitar 2,5%. Para ekonom memprediksi kecepatan pertumbuhan ekonomi dalam periode yang panjang tanpa memicu inflasi di antara 1,7% dan 2,0%.

"Ketika manfaat stimulus fiskal memudar dan ketidakpastian kebijakan perdagangan dan permintaan global yang melambat tetap menjadi hambatan bagi investasi bisnis, pertumbuhan PDB AS harus moderat," kata Sam Bullard, seorang ekonom senior di Wells Fargo Securities di Charlotte, North Carolina.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
3 Sinyal Ekonomi Amerika...
3 Sinyal Ekonomi Amerika Serikat di Ambang Resesi
Survei Ungkap Kondisi...
Survei Ungkap Kondisi Keuangan Mayoritas Orang Amerika Memburuk
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Berkurang, Ekonomi AS Diprediksi Rugi Rp1.511 Triliun
Gawat! Amerika Serikat...
Gawat! Amerika Serikat Berada di Tepi Jurang Resesi Ekonomi
Aliran Modal Keluar...
Aliran Modal Keluar Terbesar dalam 40 Tahun, Bank-bank AS Kehilangan Rp7.003 Triliun
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
8 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
27 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved