Larangan Presiden Rombak Direksi BUMN Hilangkan Nuansa Politis

Rabu, 07 Agustus 2019 - 06:19 WIB
Larangan Presiden Rombak...
Larangan Presiden Rombak Direksi BUMN Hilangkan Nuansa Politis
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dalam sidang kabinet paripurna Senin (5/8/2019) melarang perombakan jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga Oktober 2019 alias masa pergantian kabinet.

Pengamat ekonomi dari Center of Reform on Economic (CORE), Mohammad Faishal, menilai larangan Jokowi agar Menteri tidak merombak direksi BUMN hingga masa pergantian kabinet adalah hal yang sah.

Bahkan, Faishal memandang, dari sisi pengelolaan manajemen justru lebih baik karena pengalaman pergantian direksi dan diikuti dengan pergantian Menteri BUMN kerap kali menimbulkan kesan politis yang berlebih.

"Kalau dari sisi pengelolaan manajemen, saya kira ada sisi positifnya. Sebab Oktober mendatang kan memang sudah kelihatan oleh masyarakat, biasanya akan ada pergantian Menteri," ujarnya kepada SINDO di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Menurutnya, belakangan ini adanya perombakan direksi BUMN tidak elok dari persepsi masyarakat. "Yang terjadi justru malah kelihatan nuansa politisnya. Padahal direksi itu harusnya dinilai berdasarkan kompetensinya. Tidak masalah kalau belakangan direksi itu punya hubungan politis secara kasat mata, saya kira itu biasa dan wajar-wajar saja," ungkapnya.

Dia menambahkan, larangan Presiden tersebut harus dimaknai secara umum. Adapun BUMN-BUMN yang bermasalah dalam sebulan terakhir, seharusnya mendapat perhatian.

"Kecuali yang berkaitan dengan masalah kriminal dan itu melibatkan direksi BUMN ya harusnya diganti. Begitu pula dengan BUMN energi yang memberikan kerugian kepada masyarakat karena kejadian listrik padam," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sikapi BUMN Sakit, Jokowi:...
Sikapi BUMN Sakit, Jokowi: Tidak Ada Lagi yang Namanya Proteksi
Dicopot dari Jabatan...
Dicopot dari Jabatan Komisaris, Immanuel Ebenezer Akan Tetap Bela Jokowi
Jokowi Restui Pembentukan...
Jokowi Restui Pembentukan Holding BUMN Pangan
Soal Adaptasi Teknologi,...
Soal Adaptasi Teknologi, Jokowi: Tidak Bisa Tidak Kita Ini Balapan
Bertolak ke Lombok Jokowi...
Bertolak ke Lombok Jokowi Resmikan Injourney Siang Ini
Jokowi Tegur Pertamina...
Jokowi Tegur Pertamina dan PLN, Pengamat: Arahan Presiden Sudah Tepat
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
47 menit yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
58 menit yang lalu
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
1 jam yang lalu
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved