Masukan UMKM, Kawasan Industri Bisa Memicu Lapangan Kerja Baru

Minggu, 11 Agustus 2019 - 06:11 WIB
Masukan UMKM, Kawasan...
Masukan UMKM, Kawasan Industri Bisa Memicu Lapangan Kerja Baru
A A A
JAKARTA - Sinergitas kawasan industri dan UMKM sangat berperan dalam menyerap lapangan pekerjaan. Sekaligus menjadi salah satu solusi untuk menuntaskan masalah pengangguran di Indonesia.

Inilah yang ingin disampaikan S.D. Darmono, founder Jababeka, dalam bukunya "Membangkitkan Tantangan Baru untuk Menciptakan Lapangan Kerja Peranan Kawasan Industri Jababeka dalam Memberdayakan UKM".

Mantan Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Erman Suparno menilai, buku tersebut sangat berguna untuk mempelajari best practice kepemimpinan SD Darmono dalam mengelola dan memanajemen UKM.

Dalam buku sederhana ini, seorang Setyono Djuandi Darmono, President Director PT Jababeka Tbk, telah mengemukakan pandangan yang sangat berbeda dengan kebanyakan orang tentang bagaimana pemberdayaan UKM di Tanah Air.

Dikatakannya, Darmono dalam bukunya ingin agar UKM dimasukkan ke dalam Kawasan Industri guna menciptakan lapangan kerja.

"Langkah penting yang perlu kita lakukan saat ini dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi guna membuka lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan. Beliau mengatakan munculnya kawasan industri di Cikarang, tidak hanya sebagai penyedia lapangan kerja, tapi juga mendorong tumbuhnya berbagai bidang usaha dan menjadi sebuah peluang bisnis baru," kata Erman saat menjadi pembicara buku tersebut di Menara Batavia Jakarta, Sabtu (10/8/2019).

Buku ini telah terbit sejak 2006 lalu. Namun tetap relevan untuk membahas kondisi saat ini, khususnya dalam mengentaskan pengangguran dan pengembangan UMKM.

"Buku ini diharapkan memberikan inspirasi bagi para pengusaha, mahasiswa, akademisi, praktisi UMKM untuk terus bersinergi dalam membangun bangsa," tuturnya.

Erman mengatakan, buku ini juga menunjukan Darmono adalah seorang entrepreneur dan juga pejuang yang gigih memperjuangkan dirinya. "Setelah berhasil Pak Darmono itu real-nya adalah seorang dermawan. Termasuk membantu mendirikan Akademi Komunitas President (AKP)," kata Erman.

Erman mengatakan, pada saat itu, Darmono mengajaknya untuk mendirikan Akademi Komunitas President (AKP), dengan alasan bahwa dia adalah mantan pejabat negara. Tanpa pikir panjang, Erman mengiyakan ajakan untuk mendirikan AKP.

"Saya bilang sama, tidak usah berbicara saya itu mantan pejabat negara. Jika bicara pendidikan bangsa ini, kalau tidak di bangun dengan landasan pendidikan, maka bangsa ini tidak akan maju. Majupun tidak akan terarah, karena ilmu pengetahuan dan teknologi itu sangat dinamis dan sangat maju," tukas Erman.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
30 Pelaku UMKM Terpilih...
30 Pelaku UMKM Terpilih Dapatkan Pelatihan Lanjutan dari Sampoerna
Danone Indonesia Tingkatkan...
Danone Indonesia Tingkatkan Kemampuan Digital dan UMKM Nasional
UMKM Diharapkan Naik...
UMKM Diharapkan Naik Kelas dengan Memanfaatkan Aplikasi Lokal
Pelaku Usaha Mikro Paling...
Pelaku Usaha Mikro Paling Rawan Bangkrut Saat Krisis Datang
UU Ciptaker Beri Kemudahan,...
UU Ciptaker Beri Kemudahan, Pemberdayaan dan Perlindungan bagi Pelaku UMKM
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
5 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
6 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
6 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
6 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
7 jam yang lalu
Infografis
Bisa Mematikan Manusia,...
Bisa Mematikan Manusia, Virus Baru dari Kelelawar Ditemukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved