Menuju Negara Maju Berpendapatan Tinggi, RI Harus Genjot Sektor Manufaktur

Senin, 12 Agustus 2019 - 15:15 WIB
Menuju Negara Maju Berpendapatan...
Menuju Negara Maju Berpendapatan Tinggi, RI Harus Genjot Sektor Manufaktur
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) bakal terus mendorong sektor manufaktur untuk mendorong ekonomi Indonesia tumbuh lebih tinggi dan berkelanjutan. Langkah itu diharapkan mampu menghindarkan Indonesia dari middle income trap dan kemudian bertransformasi menjadi negara maju berpendapatan tinggi.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, pertumbuhan sektor manufaktur tidak hanya berperan sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi. Sektor manufaktur juga memainkan peran penting untuk meningkatkan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, kata dia, BI menggelar seminar internasional bertema "Structural Transformation through Manufacturing Sector Development for High and Sustainable Economic Growth" di Gedung BI, hari ini. Seminar ini, jelasnya, merupakan rangkaian awal kegiatan Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Bank Indonesia (Rakorpusda) yang akan diselenggarakan pada awal September 2019.

"Penyelenggaraan seminar internasional ini menekankan pada dua tujuan utama. Pertama, untuk meningkatkan sinergi di antara para pemangku kebijakan, pelaku sektor manufaktur, dan publik tentang penguatan peran sektor manufaktur untuk mendukung transformasi struktur ekonomi. Kedua, membahas peta jalan strategi pengembangan industri manufaktur Indonesia secara bertahap dan terintegrasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan, dengan mengacu pada praktik-praktik terbaik dari negara lain," ujar Dody Waluyo di Gedung BI, Jakarta, Senin (12/8/2019).

Berbagai pemaparan para narasumber dan diskusi yang mengemuka dalam seminar ini menurutnya bisa menjadi masukan bagi perumusan kebijakan penguatan peran industri manufaktur yang akan dibahas pada Rakorpusda.

Dalam kesempatan yang sama, Profesor dari University of Cambridge Sir Mike Gregory menyampaikan bahwa pengembangan manufaktur perlu dilakukan secara terintegrasi dengan pendekatan end-to-end. Menurutnya, Indonesia memiliki kesempatan untuk melakukan itu.

Dalam seminar tersebut, R Edi Prio Pambudi dari Kemenko Perekonomian, menyampaikan perlunya sinergi dan sinkronisasi antarpemangku kebijakan dalam menyusun strategi kebijakan penguatan industri manufaktur melalui pemilihan sektor prioritas, perbaikan iklim investasi, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta perbaikan SDM.

Sementara Rofyanto Kurniawan dari Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menyampaikan bahwa pemerintah akan secara konsisten mendukung peningkatan ekspor, investasi, dan daya saing industri manufaktur melalui pemberian insentif fiskal dan skema inisiatif pajak.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Kembali Tarik...
Indonesia Kembali Tarik Utang dari Bank Dunia 800 Juta Dolar
Kinerja Industri Pengolahan...
Kinerja Industri Pengolahan Turun di Triwulan III 2021
Menperin: Industri Manufaktur...
Menperin: Industri Manufaktur tumbuh Positif 4,88 Persen
Fasilitasi Saung Angklung...
Fasilitasi Saung Angklung Udjo, BI Dorong Industri Seni dan Pariwisata
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Kemenperin dan Bosch...
Kemenperin dan Bosch Tandai Pembangunan Fasilitas Manufaktur Baru di Bekasi
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
18 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
10 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
10 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Menteri di Indonesia dengan Negara Maju
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved