Defisit Anggaran Tahun 2020 Ditargetkan 1,76% PDB

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 15:14 WIB
Defisit Anggaran Tahun...
Defisit Anggaran Tahun 2020 Ditargetkan 1,76% PDB
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa defisit anggaran tahun 2020 direncanakan sebesar 1,76% dari produk domestik bruto (PDB) atau sebesar Rp307,2 triliun, dengan pendapatan negara dan hibah sebesar Rp2.221,5 triliun. Sedangkan di APBN 2019, defisit ditargetkan sebesar Rp296 triliun atau 1,84% dari PDB.

"Defisit anggaran tahun 2020 yang direncanakan sebesar 1,76% itu sesuai dengan tema kebijakan fiskal tahun 2020," ujar Presiden Jokowi di Gedung MPR, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Dia menekankan, kondisi perekonomian global sampai saat ini masih diliputi dengan ketidakpastian. Hal ini kemudian menyebabkan adanya perlambatan perekonomian global. "Kita manfaatkan kesulitan sebagai kekuatan untuk bangkit, untuk tumbuh, untuk Indonesia Maju," jelasnya.

Oleh karenanya, salah satu upaya yang akan dilakukan ialah dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Hal ini sejalan dengan tema yang diusung dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020, "APBN untuk Akselerasi Daya Saing melalui Inovasi dan Penguatan Kualitas Sumber Daya Manusia". "SDM yang berkualitas merupakan modal penting memasuki era ekonomi berbasis digital," tegasnya.

Mantan Wali Kota Solo itu memastikan pemerintah sudah menyiapkan program-program prioritas untuk merealisasikan hal tersebut. Pengembangan kualitas SDM juga dinilai penting untuk memaksimalkan bonus demografi yang akan segera dihadapi Indonesia. "Kita bangun generasi bertalenta yang berkarakter dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi: Defisit Anggaran...
Jokowi: Defisit Anggaran Dibiayai dari Sumber yang Aman
Pejabat Nekat Korupsi...
Pejabat Nekat Korupsi Anggaran Covid, Jokowi: Silakan Digigit Keras
Jokowi Desak Kementerian...
Jokowi Desak Kementerian dan Pemda Pangkas Belanja Tak Prioritas
Proyek Konstruksi Rp40...
Proyek Konstruksi Rp40 T Masih Jalan di Tempat, Jokowi Geram
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Desifit Melebar, Risiko...
Desifit Melebar, Risiko Fiskal Harus Dihitung dengan Cermat
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
42 menit yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
55 menit yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
1 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
1 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
1 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved