Subsidi Turun, Harga BBM Kemungkinan Naik Tahun Depan

Selasa, 20 Agustus 2019 - 15:39 WIB
Subsidi Turun, Harga...
Subsidi Turun, Harga BBM Kemungkinan Naik Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah membuka ruang mengenai adanya kenaikan harga BBM dan LPG. Hal ini disebabkan, dalam Rancana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020, anggaran subsidi BBM hanya Rp20,8 triliun, turun dari tahun sebelumnya sebesar Rp32,3 triliun.

Untuk anggaran subsidi LPG turun dari Rp58 triliun menjadi Rp54,4 triliun.

Menanggapi kemungkinan kenaikan harga BBM, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan masih akan melihat kondisi dari alokasi anggaran subsidi.

"Seperti saya sudah sampaikan berkali-kali, alokasi anggaran subsidi di dalam APBN basisnya adalah volume. Volume itu berdasarkan konsumsi dari barang subsidi tersebut, apakah itu diesel, LPG 3 kg, listrik, dan kemudian dikaitkan dengan harganya," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Sri Mulyani menerangkan bahwa harga BBM dan LPG dipengaruhi dua hal yang selama ini merupakan faktor dinamis yaitu nilai tukar rupiah dan harga komoditas.

Sambung dia, dalam alokasi subsidi, indikator parameter yang mempengaruhi harga BBM dan LPG adalah volume, nilai tukar, dan harga komoditas.

"Dan dalam realitanya adalah besarnya volume (penggunaan BBM) dan perubahan dinamika yang bisa mempengaruhi dari sisi harga. Jadi enggak sama persis dengan asumsi," jelasnya.

Karena itu, menurut dia, pemerintah harus mengambil kebijakan dengan fokus menjaga stabilitas ekonomi, seperti dalam APBN 2018. "Kita harus fokus menjaga stabilitas, menjaga momentum, agar alokasi subsidi terjaga. Dan tahun 2020, kita akan melihat dinamikanya, lihat kondisi yang akan dihadapi," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Mobil Mewah...
Sri Mulyani: Mobil Mewah Pakai Pertamax Dapat Subsidi Rp4.800/Liter
Catatan Sri Mulyani:...
Catatan Sri Mulyani: Uang Subsidi Ratusan Triliun Disedot Menengah Atas
Curhat Bendahara Negara...
Curhat Bendahara Negara Sri Mulyani: Harga BBM Naik Seharusnya Sejak 2021
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Begini Jurus Sri Mulyani...
Begini Jurus Sri Mulyani Mengekang Inflasi
Hitungan Sri Mulyani...
Hitungan Sri Mulyani Soal Dampak Ledakan Subsidi BBM ke APBN 2022
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
9 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
10 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
12 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
12 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
12 jam yang lalu
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved