Hitungan Sri Mulyani Soal Dampak Ledakan Subsidi BBM ke APBN 2022
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 20:08 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani membeberkan, perihal kalkulasi membengkaknya subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani membeberkan, perihal kalkulasi membengkaknya subsidi bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar dan Pertalite.
Baca Juga: Kabar Buruk, Kuota BBM Solar dan Pertalite Bakal Habis di Oktober 2022
Bendahara negara itu mengatakan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar Kementerian Keuangan dapat menghitung aspek subsidi BBM dan bisa memberikan penjelasan yang detil terkait evaluasi dan perubahan yang terjadi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Saya akan melakukan beberapa penjelasan maupun kemarin di DPD mengenai kondisi dari APBN terkait subsidi BBM. Jadi supaya bisa lebih menjelaskan dan sekaligus memberikan juga transparansi mengenai desain dari kebijakan pemerintah dari subsidi BBM yang jadi perhatian masyarakat luas," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jumat (26/8/2022).
Ani sapaan akrab Sri Mulyani menuturkan, dari sisi APBN 2022 telah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai perubahan yang sangat besar terkait dengan asumsi harga Indonesian Crude Price (ICP) alias harga minyak mentah Indonesia. Kemenkeu menghitung bahwa ICP telah meningkat dari USD63 menjadi USD100 per barel.
Baca Juga: Kabar Buruk, Kuota BBM Solar dan Pertalite Bakal Habis di Oktober 2022
Bendahara negara itu mengatakan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar Kementerian Keuangan dapat menghitung aspek subsidi BBM dan bisa memberikan penjelasan yang detil terkait evaluasi dan perubahan yang terjadi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Saya akan melakukan beberapa penjelasan maupun kemarin di DPD mengenai kondisi dari APBN terkait subsidi BBM. Jadi supaya bisa lebih menjelaskan dan sekaligus memberikan juga transparansi mengenai desain dari kebijakan pemerintah dari subsidi BBM yang jadi perhatian masyarakat luas," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jumat (26/8/2022).
Ani sapaan akrab Sri Mulyani menuturkan, dari sisi APBN 2022 telah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai perubahan yang sangat besar terkait dengan asumsi harga Indonesian Crude Price (ICP) alias harga minyak mentah Indonesia. Kemenkeu menghitung bahwa ICP telah meningkat dari USD63 menjadi USD100 per barel.
Lihat Juga :