Banyak Diselewengkan, Kuota BBM Subsidi Berpotensi Jebol 1,4 Juta KL

Rabu, 21 Agustus 2019 - 16:33 WIB
Banyak Diselewengkan,...
Banyak Diselewengkan, Kuota BBM Subsidi Berpotensi Jebol 1,4 Juta KL
A A A
JAKARTA - Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkirakan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar tahun ini berpotensi jebol.

Berdasarkan hasil verifikasi BPH Migas realisasi volume BBM bersubsidi jenis solar sampai Juli 2019 sebesar 9,04 juta kiloliter (kl) dan diproyeksikan sampai akhir tahun 2019 sebesar 15,31-15,94 juta kl.

Artinya, ada potensi kuota berlebih sebesar 0,8-1,4 juta kl atau berpotensi 5,5-9,6%.

Sementara pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019, kuota BBM bersubsidi jenis solar ditetapkan sebesar 14,5 juta kl.

Adapun jumlah kuota tersebut lebih kecil dibandingkan pada 2018 sebesar 15,62 juta kl.

“Kami sudah meprediksi akan terjadi over kuota BBM bersubsidi dari yang sudah ditetapkan. Dengan begitu kami sepakat untuk melakukan pengendalian,” ujar Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa di Gedung BPH Migas, Jakarta, Rabu (21/8/2019).

Menurut dia, jebolnya kuota tersebut disebabkan karena maraknya praktik penyelewengan BBM bersubsidi. Pihaknya menyebut kebanyakan penyelewengan solar dilakukan oleh industri tambang dan perkebunan.

“Diduga wilayah penyimpangan BBM subsidi banyak terjadi di daerah tambang dan perkebunan. Selanjutnya kami bersama pihak berwajib akan berkoordinasi melakukan peningkatan pengawasan, pengendalian, sosialisasi hingga penindakan hukum,” ujar dia.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Retail Pertamina Mas’ud Khamid menambahkan, terdapat sejumlah daerah yang diduga banyak menyelewengkan BBM bersubsidi jenis solar.

Adapun wilayah penyelewengan tertinggi terjadi di daerah yang industri tambang dan perkebunan sedang menggeliat.

“Kami mengindikasi ada sejumlah provinsi yang over kuota [utamanya] di daerah yang industri tambangnya mulai bergeliat. Di antaranya Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Timur dan Sulawesi,” tandas dia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPH Migas Godok Aturan...
BPH Migas Godok Aturan Soal Kriteria Kendaraan yang Boleh Konsumsi Pertalite
Miliki Kelemahan, Aturan...
Miliki Kelemahan, Aturan Kuota BBM Subsisi per SPBU Dinilai Perlu Direvisi
Ini Strategi BPH Migas...
Ini Strategi BPH Migas Pastikan Pemberian Subsidi BBM Tepat Sasaran
Pertamina dan AKR Dapat...
Pertamina dan AKR Dapat Tugas Salurkan BBM Subsidi 15,1 Juta KL di 2022
Soal Kuota BBM Subsidi,...
Soal Kuota BBM Subsidi, BPH Migas: Lakukan Pengendalian Konsumsi
BPH Migas Harap Kuota...
BPH Migas Harap Kuota BBM Subsidi Cukup Hingga Akhir Tahun
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved