Sri Mulyani Dukung Rencana Penerbitan Obligasi Daerah Jakarta

Selasa, 27 Agustus 2019 - 16:18 WIB
Sri Mulyani Dukung Rencana...
Sri Mulyani Dukung Rencana Penerbitan Obligasi Daerah Jakarta
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendukung rencana pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurut mantan Direktur Bank Dunia itu DKI Jakarta memenuhi sejumlah persyaratan sebagai pihak yang menerbitkan obligasi daerah seperti memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang sehat.

Selain itu, DKI Jakarta juga memiliki kapasitas yang besar untuk memanfaatkan sumber pembiayaan tersebut. "DKI memiliki dua hal tersebut, dan juga memang ada proyek-proyek infrastruktur yang bisa menghasilkan pendapatan. Untuk DKI itu banyak sekali," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Sambung Sri Mulyani mengutarakan, pihaknya juga akan mendorong pemerintah daerah lain yang memiliki kapasitas untuk dapat melakukan penerbitan surat berharga daerah. Hal ini dikaitkan dengan kebutuhan dari masing-masing daerah untuk membangun berbagai infrastruktur.

Selain Jakarta, lanjut Menkeu, ada beberapa daerah lain yang juga berpotensi untuk menerbitkan obligasi daerah. "Kita lihat Jawa Timur, Surabaya," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, DKI Jakarta membutuhkan investasi sebesar Rp571 triliun selama 10 tahun hingga 2030. Menurut Anies, total investasi tersebut akan dipenuhi dengan bermacam skema, mulai dari APBN, APBD, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), dan investasi swasta.

Investasi sebesar Rp571 triliun nantinya akan digunakan untuk pembangunan perumahan, sistem transportasi massal, hingga jaringan bus. Selain itu juga akan digunakan untuk sistem utilitas seperti jaringan pembuangan air hingga sistem air bersih.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aktif di Pasar Obligasi,...
Aktif di Pasar Obligasi, BRI Konsisten Sebagai The Best Primary Dealer
IATA Terbitkan Obligasi...
IATA Terbitkan Obligasi dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan Tahap I Tahun Ini
Menkeu Klaim Sudah Bayar...
Menkeu Klaim Sudah Bayar Separuh DBH DKI Jakarta Tahun 2019
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan...
Gara-Gara Corona, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Minus 0,45%
Sri Mulyani: Hubungan...
Sri Mulyani: Hubungan Kemenkeu dan BI Esensi Penting Jaga Ekonomi RI
Jangan Menyebut Resesi...
Jangan Menyebut Resesi dari Definsi yang Simpel Saja
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
2 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
2 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
2 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
2 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved