Peningkatan Kualitas Auditor, Percepat Proses Sertifikasi ISPO

Rabu, 28 Agustus 2019 - 10:05 WIB
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas Auditor, Percepat Proses Sertifikasi ISPO
A A A
JAKARTA - Dalam upaya memproduksi minyak kelapa sawit mentah (CPO) yang berkelanjutan, industri kelapa sawit di Indonesia harus melalui standar tahapan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Standar tersebut memuat indikator-indikator yang menjamin penanaman dan produk yang dihasilkan ramah serta menjamin keberlanjutan lingkungan.

Salah satu yang bisa dilakukan untuk mempercepat skema ISPO adalah penambahan jumlah serta peningkatan kualitas dari auditor dari lembaga sertifikasi. Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari (Mutu), Arifin Lambaga mengatakan, dibutuhkan peningkatan kompetensi dan jumlah pada auditor yang ada.

Peningkatan kompetensi dilakukan agar dalam peninjauannya auditor sudah memahami serta mendalami prinsip dan kriteria ISPO. “Ketika laporan hasil audit diserahkan, tidak perlu lagi adanya pengembalian berkas untuk dilengkapi,” ujar dia pada acara ’Penyerahan Serifikat ISPO: Sertifikasi ISPO Bukti Kelapa Sawit Indonesia Berkelanjutan’ di Jakarta, kemarin.

Pada kesempatan diskusi tersebut, Arifin menjelaskan, terdapat pula keterbatasan jumlah sumber daya manusia yang memverifikasi berjalannya CPO. Percepatan skema ISPO, menurut Arifin, penting dilakukan mengingat diperlukannya pembuktian adanya kontribusi Indonesia dalam mengembangkan kualitas lingkungan hidup, terutama dalam proses produksi CPO.

“Dirasa perlu untuk melakukan penambahan auditor dan menempatkan mereka di daerah, yang memiliki lahan produksi minyak kelapa sawit mentah untuk mempercepat proses audit dan skema sertifikasi ISPO,” katanya.

Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), terdapat total 556 sertifikat ISPO yang dikeluarkan dengan hampir 35% di antaranya dikeluarkan PT Mutu.

Dalam acara ini, PT Mutu turut memberikan 31 sertifikat ISPO kepada pengusaha sawit. Hingga saat ini terdapat 197 sertifikat ISPO yang telah dikeluarkan oleh perseroan. Beberapa perusahaan yang turut menerima sertifikat ISPO di antaranya PT Bumipalma Lestaripersada dan PTPN III. (Heru Febrianto)
(nfl)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Menyambangi Perkebunan...
Menyambangi Perkebunan Musim Mas di Riau, Melihat Pabrik Kelapa Sawit Tanpa Limbah
BPDPKS Gaet AII Lakukan...
BPDPKS Gaet AII Lakukan Valuasi dan Komersialisasi Teknologi Hasil Riset Kelapa Sawit
Tingkatkan Produktivitas,...
Tingkatkan Produktivitas, 2,8 Juta Hektar Kebun Sawit Rakyat Perlu Diremajakan
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
SPKS Dukung Pembentukan...
SPKS Dukung Pembentukan Satgas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
Ilmuwan Temukan Gelombang...
Ilmuwan Temukan Gelombang Kematian, Proses Awal Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved