Indonesia dan Korea Selatan Percepat Penyelesaian Perundingan CEPA

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 15:39 WIB
Indonesia dan Korea...
Indonesia dan Korea Selatan Percepat Penyelesaian Perundingan CEPA
A A A
JAKARTA - Delegasi Indonesia dan Korea Selatan kembali bertemu dalam putaran ke-9 Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) yang dilaksanakan di Jeju, Korea Selatan pada 27-30 Agustus 2019. Pertemuan ini untuk mempercepat penyelesaian substansi perundingan IK-CEPA yang ditargetkan selesai pada Oktober 2019.

Pada perundingan putaran ini, delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo. Sementara Delegasi Korea Selatan dipimpin Deputi Menteri untuk Negoisasi Perdagangan Yeo Han Koo. Dalam putaran ini, delegasi Indonesia dan Korea Selatan berupaya keras untuk menyelesaikan berbagai isu runding terutama terkait teks draf, supaya pada putaran berikutnya hanya menyisakan pembahasan akses pasar dan penajaman program kerja sama.

“Selain itu, fleksibilitas kedua pihak diharapkan dapat melapangkan jalan bagi penyelesaian perundingan yang ditargetkan selesai tahun ini dengan tetap memperhatikan kepentingan nasional agar perjanjian ini dapat memberi manfaat dan dampak positif bagi masyarakat Indonesia,” ujar Iman di Jakarta, Jumat( 30/8/2019).

Rangkaian putaran dilaksanakan bersamaan dengan enam pertemuan kelompok kerja dan dua sub kelompok kerja. Kelompok kerja terdiri dari perdagangan barang termasuk sub kelompok kerja solusi perdagangan dan teks perdagangan barang, perdagangan jasa, investasi, ketentuan asal barang, prosedur bea cukai dan fasilitasi perdagangan (ROOCPTF), kerja sama dan pengembangan kapasitas, serta isu hukum dan kelembagaan.

Perundingan IK-CEPA dimulai dengan dibentuknya kelompok studi gabungan (JSG/joint study group) yang menghasilkan laporan JSG pada Oktober 2011. Pada periode 2012—2014, perundingan berlangsung hingga putaran ke-7 kemudian terhenti selama 5 tahun.

Pada 19 Februari 2019, kedua negara sepakat untuk mengaktivasi kembali perundingan IK-CEPA melalui penandatanganan pernyataan bersama Menteri Perdagangan kedua negara. Selanjutnya, penandatanganan IK-CEPA ditargetkan dilakukan pada November 2019 di sela ASEAN-Korea Commemorative Summit di Busan, Korea Selatan.

Pada 2018, Korea Selatan merupakan negara tujuan ekspor dan asal impor ke-7 bagi Indonesia. Pada tahun tersebut, perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 18,6 miliar. Ekspor Indonesia ke Korea Selatan tercatat sebesar USD 9,53 miliar. Sementara impor Indonesia dari Korea Selatan tercatat sebesar USD 9,08 miliar. Dengan nilai tersebut Indonesia tercatat surplus sebesar USD 443,6 juta.

Selama tiga tahun terakhir, Indonesia telah menyepakati dan menandatangani tujuh perjanjian bilateral. Perjanjian tersebut yaitu Indonesia-Chile CEPA, Indonesia-EFTA CEPA, Indonesia-Australia CEPA, Indonesia-Mozambik Preferential Trade Agreement (PTA), Indonesia-Pakistan PTA Review, Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) Review, dan nota kesepahaman fasilitasi perdagangan untuk produk-produk tertentu Indonesia-Palestina.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ada IK-CEPA, Transaksi...
Ada IK-CEPA, Transaksi Dagang dengan Korsel Ditarget Rp280 T di 2021
Korsel Hapus 95,54%...
Korsel Hapus 95,54% Tarif Impor, Produk RI Makin Unggul
Terungkap, Drakor dan...
Terungkap, Drakor dan K-pop Muluskan Perjanjian IK-CEPA
Sempat Tertunda 4 Tahun,...
Sempat Tertunda 4 Tahun, RI Mendorong Perundingan IT-CEPA Dilanjutkan
Lewat IA-CEPA Indonesia...
Lewat IA-CEPA Indonesia Bidik Negara Dunia Ketiga
15 Negara Tandatangani...
15 Negara Tandatangani RCEP untuk Perdagangan Bebas
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
18 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
35 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved