Ekonom: Utang Luar Negeri Naik karena Kebutuhan untuk Pembiayaan

Selasa, 17 September 2019 - 02:03 WIB
Ekonom: Utang Luar Negeri...
Ekonom: Utang Luar Negeri Naik karena Kebutuhan untuk Pembiayaan
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia mencatat Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia hingga periode Juli 2019 tercatat sebesar USD395,3 miliar atau setara Rp5.553 triliun (kurs rupiah sekitar Rp14.050/dolar AS).

SVP Chief Economist BNI Ryan Kiryanto menilai, kenaikan ULN karena kebutuhan untuk pembiayaan terutama untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Tapi, sebagian kecil juga merupakan demand dari sektor swasta untuk kegiatan produktif atau ekspansi bisnis. Selain itu, penyerapan ULN oleh pemerintah juga melalui penerbitan surat utang berdenominasi non rupiah (dolar AS).

Menurut Ryan, hal yang penting adalah ULN dikelola dengan baik sesuai dengan maksud dan tujuannya sehingga tetap berada pada kisaran yang sehat (misalnya 30%-35% terhadap Produk Domestik Bruto/PDB).

"Ke depan, perkembangan ULN masih tetap terbuka karena persentase ULN terhadap PDB masih relatif rendah (sekitar 30% dari PDB)," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Dia melanjutkan, kreditur asing juga lebih suka memberikan ULN ke Indonesia karena Indonesia dinilai sebagai good boy, dalam artian selalu disiplin memenuhi kewajibannya.

"Meningkatnya ULN pemerintah juga menunjukkan membaiknya level kepercayaan kreditur asing terhadap perekonomian RI," katanya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
50 menit yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
1 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
2 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
11 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
13 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
13 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan S2 dengan...
10 Jurusan S2 dengan Gaji Paling Tinggi di Luar Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved