Kadin Apresiasi Kecepatan Izin Investasi Kementan

Selasa, 17 September 2019 - 16:24 WIB
Kadin Apresiasi Kecepatan...
Kadin Apresiasi Kecepatan Izin Investasi Kementan
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi terobosan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempermudah proses izin investasi. Proses perizinan investasi bidang pertanian yang cepat diyakini menggeliatkan pembangunan yang berkelanjutan.

"Kita apresiasi Kementerian Pertanian yang telah mempermudah proses izin investasi agar lebih mudah dan cepat ke investor," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P Roslani, dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9/2019).

Rosan menyampaikan, upaya itu bukan hanya sekadar klaim dari Kementan. Pasalnya, banyak investor daerah yang kebetulan bergabung di Kadin mengakui jika selama ini hampir tidak mengalami kendala saat proses perizinan investasi.

"Dengan adanya proses perizinan investasi yang diupayakan selalu cepat oleh Kementan, ini akan berkontribusi meningkatkan ekonomi daerah dari pertanian," ucap Rosan.

Ke depannya, Rosan mengimbau supaya komitmen kemudahan izin investasi dari Kementan tetap dipertahankan. Begitu pula pemerintah daerah agar membantu proses kemudahan investor pertanian ketika akan masuk.

Mengacu pada data yang ada, realisasi investasi di sektor pertanian sejak tahun 2014-2019 ketika Menteri Pertanian Amran Sulaiman mulai menjabat mencapai Rp240,8 triliun.

Nilai investasi pertanian terakhir tahun 2017 dan 2018 masing-masing hingga berjumlah Rp45,9 triliun dan Rp61,6 triliun. Catatan kenaikan angka investasi pertanian sejak 2014-2019 terhitung hingga 110%.

Amran Sulaiman menargetkan, tahun 2019 angka investasi sektor pertanian lebih melejit lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Amran Sulaiman ingin investasi pertanian 2019 mampu menembus Rp80 triliun.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementan Dorong Generasi...
Kementan Dorong Generasi Milenial Terjun di Bidang Pertanian
Pelaku Pemalsuan Pestisida...
Pelaku Pemalsuan Pestisida Dapat Dihukum Maksimal
Kementan Ajak Petani...
Kementan Ajak Petani dan Penyuluh Manfaatkan Bahan Organik
Antisipasi Kekeringan,...
Antisipasi Kekeringan, Masa Tanam Kedua Padi Dipercepat Mei
Antisipasi Krisis Pangan,...
Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Akan Buka Lahan Sawah 900 Ribu Hektare
Petani Maros Giatkan...
Petani Maros Giatkan On Farm dengan Tanam Cabai Organik
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
5 jam yang lalu
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
6 jam yang lalu
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
6 jam yang lalu
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
6 jam yang lalu
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
7 jam yang lalu
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
7 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved