The Fed Hanya Pangkas Suku Bunga 25 Basis Poin

Kamis, 19 September 2019 - 05:51 WIB
The Fed Hanya Pangkas...
The Fed Hanya Pangkas Suku Bunga 25 Basis Poin
A A A
WASHINGTON - Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve memutuskan memangkas suku bunga acuan 25 basis poin (25 bps) pada pertemuan Rabu (18/9/2019) waktu setempat. The Fed memangkas suku bunga acuan seperempat poin persentase ke kisaran 1,75% hingga 2%. Ini merupakan pemangkasan kedua di tahun ini, setelah sebelumnya pada akhir Juli lalu.

Mengutip dari New York Times, Kamis (19/9/2019), pemangkasan suku bunga ini sangat moderat, dibanding permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menginginkan The Fed menurunkan suku bunga menjadi 0%, atau bahkan ke wilayah negatif, ditengah ketidakpastian global dan geopolitik dunia.

Pemangkasan suku bunga 25 bps disambut negatif oleh Trump. Dalam twitternya, Trump menulis pembuat kebijakan di The Fed kembali gagal dengan tidak memotong lebih banyak lagi suku bunga. "Tidak ada nyali, tidak masuk akal, tidak ada visi!"

Sementara itu, beberapa pejabat The Fed mengharapkan adanya satu pemotongan lagi di tahun ini, seiring dengan harapan investor dan ekonom.

Ketua The Fed, Jerome Powell, mengatakan pemangkasan suku bunga hanya 25 bps karena ekonomi Amerika Serikat masih solid dan pengangguran berada di tingkat rendah.

"Ada risiko jika dilakukan pemangkasan suku bunga lebih luas. Jika ekonomi melemah, baru dilakukan serangkaian penurunan suku bunga lebih luas," argumen Powell dalam konferensi pers di Washington.

Powell mengatakan keputusan untuk memotong suku bunga berdasarkan kebutuhan dan tetap menjaga terhadap "beberapa perkembangan penting" dari risiko perlambatan ekonomi global yang berkelanjutan.

"Kami mengambil langkah (moderat) ini untuk membantu menjaga ekonomi Amerika Serikat tetap kuat dalam menghadapi beberapa perkembangan penting terhadap risiko ketidakpastian ekonomi global yang sedang berlangsung," ujarnya.

Keputusan The Fed memangkas suku bunga 25 bps membuat pasar saham alias Wall Street ditutup bervariasi, karena investor kecewa dengan pemangkasan yang moderat.

Melansir dari CNBC, Kamis (19/9/2019), Indeks S&P 500 berakhir tipis diatas garis yaitu di level 3.006,73. Dow Jones Industrial Average hanya naik 36,28 poin atau 0,1% ke level 27.147,08. Sedangkan Nasdaq ditutup lebih rendah 0,1% menjadi 8.177,39.

"Pasar saham tidak bergairah karena menginginkan lebih banyak penurunan suku bunga. Memang pelaku pasar dan ekonom melihat hal ini sebagai dua hal yang berbeda," ujar Drew Matus, kepala strategi pasar di MetLife Investment Management.

Sementara itu, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun, kembali turun 5 basis poin menjadi 1,76% setelah keputusan, dimana sebelumnya telah jatuh sebanyak 6 basis poin menjelang pertemuan The Fed.

Adapun indeks dolar AS yang melacak kinerja mereka terhadap enam mata uang utama, naik 0,35% ke level 98,60, menyambut keputusan The Fed.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi di Amerika Serikat...
Inflasi di Amerika Serikat Tembus 8,2% pada September 2022
The Fed Pangkas Suku...
The Fed Pangkas Suku Bunga Acuan, Ketiga Kalinya Sepanjang 2025
Inflasi AS Sentuh 3,5%,...
Inflasi AS Sentuh 3,5%, The Fed Diragukan Potong Suku Bunga
Waspada, Inflasi Tinggi...
Waspada, Inflasi Tinggi di AS Bisa Menular ke Indonesia Lewat 2 Jalur Ini
Pertanda Baik buat The...
Pertanda Baik buat The Fed, Inflasi AS di Juli Turun ke 8,5%
Resesi AS Sudah Lewat,...
Resesi AS Sudah Lewat, CEO Bank of America Ramal Fed Pangkas Suku Bunga 2 Kali
Berita Terkini
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
10 menit yang lalu
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
46 menit yang lalu
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
1 jam yang lalu
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
2 jam yang lalu
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
4 jam yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
13 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved