Wall Street Berakhir Melemah Usai The Fed Jaga Suku Bunga Tetap Stabil
Kamis, 21 September 2023 - 07:27 WIB
loading...
Wall Street ditutup merosot pada perdagangan, Rabu (20/9/2023) waktu setempat, setelah Federal Reserve AS atau The Fed mempertahankan suku bunga utama seperti yang diperkirakan sebelumnya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wall Street ditutup merosot pada perdagangan, Rabu (20/9/2023) waktu setempat, setelah Federal Reserve AS atau The Fed mempertahankan suku bunga utama seperti yang diperkirakan sebelumnya. Bank sentral juga merevisi proyeksi ekonomi lebih tinggi dengan peringatan bahwa perjuangan melawan inflasi masih jauh dari selesai.
Baca Juga: Bank Sentral AS Tekor Rp1.500 Triliun, Ini Biang Keroknya!
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 76,85 poin atau 0,22% menjadi 34.440,88. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) kehilangan 41,75 poin atau 0,94% ke posisi 4.402,2 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 209,06 poin, atau 1,53% di level 13.469,13.
Ketiga indeks saham utama AS melemah setelah pengumuman tersebut, dengan saham-saham megacap yang sensitif terhadap suku bunga Microsoft Corp (MSFT.O), Apple Inc (AAPL.O) dan Nvidia Corp (NVDA.O) menyebabkan Nasdaq mengalami penurunan terbesar.
Baca Juga: Fed Tahan Suku Bunga di Level Tertinggi Lebih dari 2 Dekade
Pengumuman The Fed disertai dengan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) dan dot plot, yang memperkirakan kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 basis poin tahun ini, dan mencapai puncaknya pada kisaran 5,50%-5,75%. Proyeksi SEP juga menyerukan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada tahun depan.
"Ini adalah volatilitas standar pada hari Fed," kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di Carson Group di Omaha, Nebraska.
Baca Juga: Bank Sentral AS Tekor Rp1.500 Triliun, Ini Biang Keroknya!
Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 76,85 poin atau 0,22% menjadi 34.440,88. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) kehilangan 41,75 poin atau 0,94% ke posisi 4.402,2 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 209,06 poin, atau 1,53% di level 13.469,13.
Ketiga indeks saham utama AS melemah setelah pengumuman tersebut, dengan saham-saham megacap yang sensitif terhadap suku bunga Microsoft Corp (MSFT.O), Apple Inc (AAPL.O) dan Nvidia Corp (NVDA.O) menyebabkan Nasdaq mengalami penurunan terbesar.
Baca Juga: Fed Tahan Suku Bunga di Level Tertinggi Lebih dari 2 Dekade
Pengumuman The Fed disertai dengan Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) dan dot plot, yang memperkirakan kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 basis poin tahun ini, dan mencapai puncaknya pada kisaran 5,50%-5,75%. Proyeksi SEP juga menyerukan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin pada tahun depan.
"Ini adalah volatilitas standar pada hari Fed," kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di Carson Group di Omaha, Nebraska.
Lihat Juga :