Pembangunan Sektor Kesehatan Sulut Fokus ke Pengembangan SDM

Jum'at, 20 September 2019 - 10:46 WIB
Pembangunan Sektor Kesehatan...
Pembangunan Sektor Kesehatan Sulut Fokus ke Pengembangan SDM
A A A
MANADO - Pembangunan Sulawesi Utara (Sulut) diarahkan pada Sulut berdikari ekonomi, berdaulat politik, dan berbudaya. Di sektor kesehatan, pembangunan dititikberatkan pada pemantapan pembangunan SDM yang berkepribadian dan berdaya saing.

"Ini bertujuan untuk mewujudkan SDM yang sehat sebagai bagian dari perbaikan, salah satunya dengan terkendalinya kematian anak dan ibu yang melahirkan," kata Asisten Sekdaprov Sulut Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Edison Humiang.

Hal tersebut disampaikan dalam Seminar III Pra-Munas KAGAMA bertajuk “Kesehatan Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0” di Gedung Eks DPRD Sulawesi Utara, Jl. Pemuda Nomor 6, Kota Manado, Sulawesi Utara. Edison mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang berhalangan hadir.

Pihaknya melanjutkan, Pemerintah Provinsi Sulut mendorong tersedianya fasilitas kesehatan, tenaga medis, terwujudnya infrastruktur dan fasilitas kesehatan dasar yang sesuai standar minimal kesehatan.

Ia juga getol mewujudkan terintegrasinya pola hidup yang sehat di Sulut dan terwujudnya akses kesehatan yang memadai dan berkualitas. "Hasilnya menggembirakan. Angka Harapan Hidup (APH) meningkat. Tahun 2017 APH kita mencapai 71,02 tahun atau berada di atas rata-rata nasional yaitu 70,68 tahun," ungkapnya.

Sambung dia berharap capaian tersebut senantiasa ditingkatkan melalui upaya yang konstruktif. Melalui Seminar ini, pihaknya ingin memberikan pemikiran dan kritik yang membangun dan selanjutnya diterapkan demi peningkatan derajat masyarakat Indonesia yang setinggi-tingginya.

Peran KAGAMA untuk Pemerataan Pelayanan Kesehatan

Sementara itu, Ketua Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) Krisnajaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Di usia ke-74 tahun, Indonesia masih menghadapi masalah kesehatan dan masalah pemerataan pelayanan kesehatan.

Beberapa akar masalahnya, kata Krisna yaitu implementasi desentralisasi bidang kesehatan, kurang tersebarnya institusi pendidikan, sistem pembiayaan, dan lain-lain. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran UGM itu, salah satu solusi yang dapat diajukan adalah penggunaan teknologi informasi untuk mempermudah dan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan. "KAGAMA dapat banyak berperan dalam pemerataan pelayanan kesehatan," ungkapnya.

Pasalnya, saat ini banyak kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten atau kota yang merupakan alumni UGM. Hal tersebut dapat menjadi sumber pembelajaran bagi pendidikan dokter sehingga banyak peserta didik tertarik dan bersedia menjalani karier di dinas kesehatan.

Krisna menambahkan, KAGAMA juga bisa menyediakan beasiswa bagi peserta didik dari daerah, serta memberi pelatihan digital bagi tenaga kesehatan. "KAGAMA Daerah dapat menjadi agen penghubung antara pemerintah daerah dengan Fakultas Kedokteran untuk mengadakan kerja sama (MoU) antara pemda dengan UGM, bahkan bisa untuk mencarikan lulusan SMA di daerah dan dipersiapkan agar dapat masuk UGM," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Lima Hal Penting Management...
Lima Hal Penting Management Skills yang Harus Dimiliki
Forum Alumni Dinilai...
Forum Alumni Dinilai Bisa Jadi Wadah untuk Siapkan SDM Profesional
IPSBI: Pengembangan...
IPSBI: Pengembangan SDM Bioteknologi Kesehatan Terkendala Praktik di Lapangan
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
BAT Indonesia Raih Penghargaan...
BAT Indonesia Raih Penghargaan Top Employer 2023
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
20 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
3 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved