Pajaki Perusahaan Fintech, Sri Mulyani Janjikan Bakal Adil

Senin, 23 September 2019 - 15:41 WIB
Pajaki Perusahaan Fintech,...
Pajaki Perusahaan Fintech, Sri Mulyani Janjikan Bakal Adil
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan, pemerintah tengah menyusun kebijakan perpajakan terutama pajak digital bagi perusahaan-perusahan startup serta financial technology (Fintech). Menurutnya, penyusunan kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan keadilan dalam perusahaan di Indonesia antara konvensional maupun digital.

"Kami juga terus berhubungan dengan perusahaan terkait layanan perpajakan. Teknologi digital memungkinkan transaksi berjalan secara lintas batas, sehingga pemerintah harus mendesain kebijakan yang mampu menciptakan sistem perpajakan berkeadilan (Fair Taxation)," jelas Menkeu Sri Mulyani dalam acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di JCC, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Keadilan perpajakan terang dia dibutuhkan tidak hanya terhadap para perusahaan digital di Indonesia, tetapi juga di negara lain. Hal ini lantaran transaksi digital tidak memiliki batasan.

Meski begitu, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memberikan catatan bahwa pemerintah membutuhkan Undang-undang (UU) baru untuk memberikan keamanan dan keselamatan data. Meskipun memang saat ini ini,Indonesia telah memiliki UU 11/2008 tentang ITE.

menurutnya perlu adanya tata kelola data yang baik, seperti pengumpulan, penggunaan dan keamanan data nasabah. "Pertanyaannya, bagaimana kita bisa pastikan tata kelola data dan pengumpulan, penggunaan serta keamanan data bisa dipastikan. Menurut saya Indonesia perlu aturan atau UU. Saat ini kita punya UU ITE, tapi apakah UU tersebut bisa berikan kemanan dan keselamatan data dengan baik? dan saya rasa harus kita atur lagi. Ini yang terus pemerintah bangun," jelasnya.

Di sisi lain pemerintah juga tengah fokus dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan memberikan insentif fiskal untuk vokasi. Karena dengan kualitas SDM yang bagus, bisa mengupgrade pengetahuan masyarakat tentang akses keuangan. "Jadi pemerintah selalu memberikan anggaran untuk pengembangan kualitas sumber daya manusia, apalagi pemerintah saat ini fokus untuk SDM, maka itu kita memberikan insentif fiskal untuk vokasi," tegasnya.

Menkeu menambahkan, pemerintah turut mendorong akselerasi penggunaan Fintech dengan memberikan porsi belanja cukup besar untuk pembangunan nfrastruktur. Beberapa infrastruktur yang dibangun seperti Bandara, Pelabuhan, Jalan hingga Satelit seperti Palapa Ring akan terkoneksi dengan teknologi digital. "Jadi belanja pemerintah pada infrastruktur terus didorong agar seluruh masyarakat dapat mengambil manfaat dari teknologi dan fintech secara keseluruhan," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Transparansi,...
Tingkatkan Transparansi, PLN-Ditjen Pajak Integrasi Data Perpajakan
Perkuat Sistem Perpajakan,...
Perkuat Sistem Perpajakan, Ditjen Pajak Gandeng LG CNS dan Deloitte Consulting
Menyoal Korupsi Perpajakan
Menyoal Korupsi Perpajakan
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Dampak Luar Biasa Fintech...
Dampak Luar Biasa Fintech Bikin Staf Khusus Sri Mulyani Nengok
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
20 menit yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
35 menit yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
1 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
1 jam yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
2 jam yang lalu
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
2 jam yang lalu
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved