Hindari Middle Income Trap, RI Butuh Infrastruktur Berkualitas

Rabu, 02 Oktober 2019 - 15:01 WIB
Hindari Middle Income...
Hindari Middle Income Trap, RI Butuh Infrastruktur Berkualitas
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, infrastruktur yang maju dan berkualitas dibutuhkan untuk mengurangi biaya logistik, mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, serta menghindari middle income trap.

Middle income trap adalah suatu kondisi ketika suatu negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah, namun tidak mampu meningkat dari level tersebut untuk menjadi negara maju.

Untuk itu, kata Darmin, pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) yang saat ini terdiri dari 223 proyek dan 3 program dengan nilai investasi senilai Rp4.180 triliun.

"Dari 223 PSN tersebut, pemerintah juga menetapkan 37 proyek prioritas dengan total nilai investasi di atas Rp2.500 triliun dan implementasinya dipantau secara rutin oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP)," ujar Darmin di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Dalam mendorong percepatan penyediaan infrastruktur tersebut, tutur Menko Darmin, diperlukan dukungan berbagai pihak dalam pembiayaan infrastruktur, termasuk dari pihak swasta. Jadi, pemerintah berinisiatif dan memperkenalkan berbagai kebijakan umum maupun khusus, baik dari aspek fiskal, institusi, dan regulasi.

"Dari aspek fiskal, pemerintah telah mengembangkan berbagai dukungan fiskal dan penjaminan agar dapat meningkatkan ketertarikan investor pada proyek yang kurang layak secara finansial, meliputi Viability Gap Fund (VGF), Availability Payment, dan insentif pajak," jelasnya.

Pemerintah juga melakukan transformasi institusi dengan membentuk dan memperkuat peran berbagai lembaga untuk percepatan infrastruktur, seperti Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN); PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Indonesia Infrastructure Finance, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia; dan KPPIP.

Selain itu, pemerintah telah menyiapkan program infrastruktur nonfisik untuk memastikan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk penyediaan infrastruktur melalui pengembangan program vokasi dan sertifikasi.

Untuk mencapai target pembangunan infrastruktur, pemerintah juga telah menyusun kombinasi strategi pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, yakni dengan menetapkan Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Proyek Prioritas.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Omnibus...
Sri Mulyani: Omnibus Law Satu Cara Keluar dari Middle Income Trap
Strategi Business Matchmaking...
Strategi Business Matchmaking dan Kolaborasi untuk Keluar dari Middle Income Trap
HT Sebut Indonesia Perlu...
HT Sebut Indonesia Perlu Waspadai Middle Income Trap
Menelisik Status Upper...
Menelisik Status Upper Middle Income Country
Bukan Cuma Gegara Covid,...
Bukan Cuma Gegara Covid, Ini Penyebab RI Masuk Kelompok Penghasilan Menengah Bawah
Gabung BRICS, Kadin:...
Gabung BRICS, Kadin: Upaya Indonesia Hindari Middle Income Trap
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
3 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
3 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
3 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
3 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved