Asyik, Rupiah Menguat ke Rp14.196

Rabu, 02 Oktober 2019 - 17:04 WIB
Asyik, Rupiah Menguat...
Asyik, Rupiah Menguat ke Rp14.196
A A A
JAKARTA - Data manufaktur Amerika Serikat bulan September senilai 47,8 menjadi yang terburuk sejak Juni 2009. Ini membuat nilai dolar AS alias USD tertekan. Rupiah pun mengambil keuntungan, dengan ditutup menguat 19 poin atau 0,13% ke level Rp14.196 per USD pada Rabu (2/10/2019).

Awal perdagangan, rupiah di indeks Bloomberg, dibuka rebound 3 poin ke level Rp14.212 per USD dibandingkan Selasa lalu di Rp14.215 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.187-Rp14.212 per USD.

Keuntungan rupiah juga terpantau di data Yahoo Finance pada Rabu petang ini. Mata uang kecintaan kita terapresiasi 15 poin atau 0,10% ke Rp14.190 per USD. Berbanding penutupan kemarin di Rp14.205 per USD. Rabu ini, rupiah bergerak di Rp14.180-Rp14.210 per USD.

Melemahnya data manufaktur AS membuat kekhawatiran terjadinya perlambatan ekonomi Negeri Paman Sam. Sehingga memunculkan keinginan penurunan suku bunga lebih lanjut.

"Data manufaktur yang lemah adalah kehilangan yang sangat besar," ujar ahli strategi mata uang di Westpac Sydney, Sean Callow. Melansir dari Reuters, indeks USD terhadap enam mata uang utama tertekan berada di 99,159.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
21 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved