Rujuk dengan Sriwijaya, Dirut Garuda Utamakan Penumpang

Kamis, 03 Oktober 2019 - 14:19 WIB
Rujuk dengan Sriwijaya,...
Rujuk dengan Sriwijaya, Dirut Garuda Utamakan Penumpang
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ari Askhara mengungkapkan alasan utama anak usaha Garuda, PT Citilink Indonesia, mencabut gugatan terhadap PT Sriwijaya Air Group adalah karena memprioritaskan penumpang.

"Jadi saya sudah minta sama Citilink untuk men-drop tuntutan itu, dimana yang penting penumpang terlayani dan juga mempertimbangkan para pegawai pastinya,” ujarnya di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Kamis (3/10/2019).

Menurutnya pencabutan gugatan dilakukan setelah Garuda Indonesia Group sepakat untuk kembali menjalin kerjasama manajemen dengan Sriwijaya Air Group. Rujukan ini pun telah mendapatkan persetujuan dari Menteri BUMN Rini Soemarno.

"Jadi, yang soal gugatan Citilink tersebut, kita sudah sepakat dengan pemegang saham. Dan seperti spirit yang disampaikan ibu Menteri BUMN Rini Soemarno bahwa kita harus melayani penumpang dan pegawai," jelasnya.

Sebagai informasi, Citilink Indonesia dan Sriwijaya Air memulai kerja sama manajemen (KSM) pada November 2018 lalu. Hal ini sebagai tindak lanjut dari upaya Garuda Indonesia Group membantu perbaikan keuangan Sriwijaya Air Group yang menanggung utang ke sejumlah perusahaan pelat merah, diantaranya PT Pertamina (Persero), PT Angkasa Pura I dan II, hingga ke anak usaha Garuda, yakni PT GMF AeroAsia.

Namun, kerja sama manajemen sempat terhenti setelah Sriwijaya Air diduga melakukan wanprestasi dalam perombakan pengurusan perusahaan tanpa izin, di mana pihak Citilink tidak dilibatkan dalam prooses perombakan.

Hal ini berbuntut dicopotnya logo Garuda Indonesia dari pesawat-pesawat Sriwijaya Air Group dan penghentian layanan pemeliharaan dan perbaikan (maintenance, repair, and overhaul/MRO) oleh GMF AeroAsia.

Kondisi tersebut menimbulkan risiko keselamatan penerbangan sehingga Director of Quality, Safety and Security Sriwijaya Air Toto Soebandoro merekomendasikan stop operasi.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari hasil pengawasan dan evaluasi Direktur Direktorat Kelaikanudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan terkait kegiatan operasi penerbangan berdasarkan kemampuan yang dimiliki Sriwijaya Air.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelita Atau Citilink,...
Pelita Atau Citilink, Mana yang Pantas Gantikan Garuda?
Garuda, Citilink, dan...
Garuda, Citilink, dan Pelita Air Digabung, Dirut Irfan: Harus Dilandasi Outlook Bisnis yang Prudent
Merger Pelita Air dan...
Merger Pelita Air dan Citilink Tergantung Kesehatan Garuda
Dirut Garuda Benarkan...
Dirut Garuda Benarkan Ada Rencana Pemindahan Pilot ke Citilink
Bos Garuda Optimistis...
Bos Garuda Optimistis Merger Citilink-Pelita Air Rampung Desember 2023
Berdarah-darah, Sriwijaya...
Berdarah-darah, Sriwijaya Air 'Ikuti Jejak' Garuda Indonesia
Berita Terkini
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
11 menit yang lalu
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
37 menit yang lalu
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
1 jam yang lalu
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
1 jam yang lalu
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
1 jam yang lalu
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
1 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved