Pemda Didorong Punya Peta Jalan Ekonomi Kreatif

Sabtu, 05 Oktober 2019 - 14:39 WIB
Pemda Didorong Punya...
Pemda Didorong Punya Peta Jalan Ekonomi Kreatif
A A A
SOLO - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) meminta semua pemerintah daerah segera menyusun road map alias peta jalan dan rencana aksi pengembangan potensi ekonomi kreatif (ekraf) seperti pemerintah pusat.

Kepala Bekraf, Triawan Munaf, mengatakan peta jalan dan rencana aksi ekraf idealnya sesuai potensi dan kebutuhan daerah masing-masing dengan perspektif pasar global. "Karena pengembangan ekraf pada akhirnya berorientasi pada pasar internasional," ujar Triawan dalam Bekraf Festival di Benteng Vastenburg, Solo, Sabtu (5/10/2019).

Peta jalan dan rencana aksi pengembangan ekraf, kata Triawan, adalah amanat Perpres tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif (Rindekraf) yang diteken Presiden Joko Widodo pada 31 Desember 2018 dan UU Ekraf yang disahkan DPR pada 26 September 2019.

Kedua regulasi ini membuka jalan bagi ekraf untuk dapat menjadi tulang punggung perekonomian nasional. UU Ekraf mengatur dimasukkannya Rindekraf dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan pedoman dokumen perencanaan daerah. "Kepala daerah yang punya semangat dan visi pengembangan ekonomi kreatif pasti daerahnya lebih cepat maju," kata Triawan.

Tumpang Tindih
Triawan mengungkapkan masih banyaknya kebijakan dan program terkait ekraf yang tumpang tindih. Di tingkat pusat, sebagian besar kendala tersebut sudah berhasil dibereskan sejak 2015 melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain. Namun untuk di daerah, tantangannya masih cukup besar karena nomenklatur yang berbeda-beda.

"Ada yang ekrafnya di bawah dinas olah raga, ada yang di dinas perdagangan atau lainnya. Sebagian besar di bawah dinas pariwisata. Jadi kami cukup kesulitan untuk berkoordinasi bahkan mengirim undangan. Ada saja yang 'salah alamat'," kata Triawan.

Idealnya, kata dia, ada keseragaman. Namun Bekraf memahami pemda memiliki keterbatasan personel dan anggaran. Karena itu Triawan berharap pemda proaktif menginformasikan kepada Bekraf perangkat yang menjadi ujung tombak pengembangan ekraf. "Kalau jelas kan enak memfasilitasi dan bersinergi termasuk dalam mengeluarkan anggaran," jelasnya.

Hari ini, Bekraf telah melakukan penandatanganan MoU dengan enam pemda yakni Pemkab Banyumas, Pemkab Pasuruan, Pemkab Mahakam Ulu, Pemkab Tapanuli Utara, Pemprov Lampung dan Pemkot Pontianak.

Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik, mengungkapkan beberapa bidang kerja sama yang akan dilakukan adalah riset, edukasi dan pengembangan ekonomi kreatif; akses permodalan; infrastruktur; pemasaran; hak kekayaan intelektual; hubungan antar lembaga dan wilayah; serta kegiatan lain yang dipandang perlu untuk pengembangan ekonomi kreatif.

Deputi Hubungan Antarlembaga dan Wilayah Bekraf, Endah Wahyu Sulistianti. mengungkapkan pihaknya akan menggelar sosialisasi maraton Rindekraf dan UU Ekraf kepada semua pemprov, pemkot dan pemkab mulai 10 Oktober mendatang di Bandung, Riau dan Kupang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelaku Industri Kreatif...
Pelaku Industri Kreatif Dapat Insentif dari Pemerintah
Bekraf Dipisahkan atau...
Bekraf Dipisahkan atau Dihidupkan Kembali, Begini Saran Pengamat
Perkuat Sektor Ekonomi...
Perkuat Sektor Ekonomi Kreatif
Jangan Sedih, Ini Cara...
Jangan Sedih, Ini Cara Buat Pelaku Ekonomi Kreatif Naikkan Omset Penjualan
Pelaku Ekraf Diminta...
Pelaku Ekraf Diminta Proaktif Tingkatkan Daya Saing
Pemda Dituntut Kreatif...
Pemda Dituntut Kreatif Tingkatkan Capaian Vaksinasi Lansia
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
5 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
5 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
6 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
6 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
6 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
7 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved