IMF Prediksi Ekonomi China Merosot di Bawah 6% pada 2020

Senin, 21 Oktober 2019 - 11:58 WIB
IMF Prediksi Ekonomi...
IMF Prediksi Ekonomi China Merosot di Bawah 6% pada 2020
A A A
WASHINGTON - Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China pada tahun depan akan semakin melemah, bahkan jatuh di bawah 6%.

Melansir dari CNBC, Senin (21/10/2019), dalam laporan World Economic Outlook, IMF mengatakan ekonomi China bisa tumbuh 5,8% di tahun 2020, lebih rendah dari perkiraan 6,1% di tahun 2019. Tahun 2018 lalu, perekonomian China tumbuh 6,6%.

"Ekonomi China yang melambat ini sudah dimilai beberapa tahun terakhir, dan juga seiring perlambatan ekonomi dunia. Tapi ketegangan perdagangan dan geopolitik telah menambah tekanan lebih lanjut pada ekonomi China," terang Tao Zhang, wakil direktur pelaksana IMF dalam Pertemuan Tahunan Bank Dunia-IMF di Washington.

Zhang menambahkan prediksi ekonomi China yang melambat di bawah 6% adalah sesuatu yang "masuk akal" karena China sedang merestrukturisasi ekonominya, untuk berkembang secara lebih berkelanjutan.

Seiring restrukturisasi ekonomi, China akan lebih sedikit mengandalkan utang untuk mendorong pertumbuhan. Sebagai gantinya, mereka akan lebih fokus pada konsumsi domestik.

"Transisi semacam ini membuat pertumbuhan ekonomi China menjadi lebih berkualitas, meski lambat tapi lebih baik," kata Zhang.

Pada Jumat pekan lalu, China mengumumkan ekonominya tumbuh 6% di kuartal III-2019, paling lambat sejak tahun 1992.

Namun Zhang mengatakan pertumbuhan ekonomi yang melambat hingga 6% bukan lah akhir. "Anda tidak akan bisa terus menerus ekonomi tumbuh 10% atau katakanlah 8%, jadi yang penting adalah pertumbuhan yang berkualitas dan keberlanjutan. Jadi soal 5,8% atau di angka berapa, saya pikir masuk akal."

Berbeda dengan proyeksi perlambatan ekonomi China, IMF justru memperkirakan ekonomi global akan pulih. IMF mengkalkulasikan pertumbuhan ekonomi dunia akan meningkat menjadi 3,4% di tahun 2020, setelah perlambatan menjadi 3% di 2019. Dan tahun 2018 lalu, berada di 3,6%. Perlambatan ekonomi dunia saat ini, kata IMF, disebabkan perang dagang AS-China.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Skandal Bank Dunia dengan...
Skandal Bank Dunia dengan China Guncang Investor
Seumuran dan Sama-sama...
Seumuran dan Sama-sama Pemberi Pinjaman, Ini Perbedaan IMF dan Bank Dunia
Sri Mulyani, IMF dan...
Sri Mulyani, IMF dan World Bank Minta G-20 Tunda Tagih Utang ke Negara Miskin
IMF Merevisi Perkiraan...
IMF Merevisi Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi China di 2023 dan 2024
Jokowi Bertemu Presiden...
Jokowi Bertemu Presiden World Bank hingga Managing Director IMF di Istana
Cerita Purbaya Tolak...
Cerita Purbaya Tolak Dana Segar dari IMF dan World Bank: Kita Punya Tabungan Sendiri
Berita Terkini
Industri Keramik Tertekan,...
Industri Keramik Tertekan, Concord Industry Minta Harga Gas Lebih Kompetitif
8 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
56 menit yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
1 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
6 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
7 jam yang lalu
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved