Apjati Apresiasi Visi Presiden Prioritaskan Pembangunan SDM

Senin, 21 Oktober 2019 - 21:12 WIB
Apjati Apresiasi Visi...
Apjati Apresiasi Visi Presiden Prioritaskan Pembangunan SDM
A A A
JAKARTA - Asosiasi Perusahaan Jasa TKI (Apjati) mengapresiasi pidato pelantikan Presiden Jokowi yang menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas utama.

"Visi Presiden membangun SDM yang pekerja keras, dinamis, terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan pilihan tepat karena hanya dengan SDM unggul suatu bangsa bisa maju dan mampu bersaing dengan negara lain," kata Ketua Umum Apjati Ayub Basalamah di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Ayub menyatakan disamping sumber daya alam (SDA) yang melimpah, Indonesia juga dianugerahi SDM yang juga berlimpah. Indonesia merupakan negara yang berpenduduk keempat terbesar di dunia dengan komposisi penduduk usia produktif (muda) yang semakin dominan.

Peningkatan kualitas SDM, baik dari segi pengetahuan (terdidik) maupun keterampilan (skill) yang semakin baik akan menjadi sumber devisa yang besar bagi negara.

"SDM yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan kerja di dalam negeri. Perusahaan dalam dan luar negeri akan mendapatkan pekerja terdidik dan trampil. Tidak hanya jadi pekerja, SDM unggul juga jadi ladang subur bagi tumbuhnya usaha pemula (startup) sehingga mereka mampu mandiri, bahkan membuka peluang kerja bagi anak bangsa," ujar Ayub.

Memiliki populasi besar 267 jutaan penduduk, dengan angkatan kerja yang begitu besar selain terserap di dalam negeri, Indonesia juga sudah lama menjadi penyedia jasa kerja unggul di mancanegara. Dia menunjuk kota-kota besar di Malaysia yang dibangun oleh tangan-tangan trampil pekerja Indonesia, begitu juga dengan di Arab Saudi.

"Perusahaan-perusahaan di Korea sudah lama menggunakan pekerja Indonesia untuk menggerakkan pabrik-pabrik mereka, begitu juga dengan di Malaysia untuk pabrik dan perkebunannya," ucap Ayub. Demikian halnya di negara-negara di timur tengah yang banyak perusahaannya menggunakan jasa pekerja Indonesia.

Di sisi lain Ayub mengingatkan bahwa pekerja sukses adalah pekerja yang urusan rumah tangganya sudah teratasi. Dia menyontohkan, seorang pekerja atau eksekutif muda tidak akan bisa konsentrasi menghadapi permasalahan kantor jika bayinya, orang tua, keluarga yang sakit tidak ada yang mengurusnya.

Oleh karena itu tidak heran jika permintaan penata laksana rumah tangga atau care giver semakin tinggi permintaannya di negara maju. "Konsep keluarga batih (keluarga inti) yang banyak terjadi di negara-negara maju menjadikan kepengurusan rumah tangga beralih dari kerabat ke profesional," kata Ayub.

Selama ini Indonesia menikmati masuknya devisa dari pekerja di luar negeri. Jumlahnya per semester ini saja sekitar Rp12 triliun lebih.

“Jika SDM kita dididik dan ditingkatkan ketrampilannya dan pasar kerja di luar negeri dibuka lebih lebar maka angka itu akan meningkat berlipat-lipat. Tidak saja mensejahterakan keluarga pekerja migran, tetapi juga sebagai sumber pendapatan bagi negara, dan yang utama memberi kerja kepada anak negeri," ujar Ayub.

Dia menyontohkan lulusan luar negeri dengan lulusan sekolah atau universitas dalam negeri selalu lebih unggul, baik dari sisi pengetahuan, ketrampilan juga kemandirian.

"Begitu juga dengan pekerja di manca negara. Mereka lebih terampil dan mandiri, serta bisa menularkan pengetahuannya untuk kemajuan bangsa," pungkas Ayub.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mencetak 17.358...
Upaya Mencetak 17.358 Tenaga Kerja Lokal Terampil
Pekerja RI Kebanyakan...
Pekerja RI Kebanyakan Hanya Lulusan SD dan SMP, Bukti Kekuatan SDM Masih Rendah?
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Kementan Selaraskan...
Kementan Selaraskan Kurikulum Pendidikan Vokasi dengan Industri dan Dunia Kerja
Konsisten Jadi Tempat...
Konsisten Jadi Tempat Kerja Terbaik bagi Karyawan, BAT Sabet Penghargaan
7 Tahun Berturut-turut,...
7 Tahun Berturut-turut, BCA Dinobatkan sebagai Tempat Kerja Terbaik
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
41 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
11 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved