Atasi Ancaman Resesi Global, Menko Airlangga Fokus Perkuat Domestik

Rabu, 23 Oktober 2019 - 19:41 WIB
Atasi Ancaman Resesi...
Atasi Ancaman Resesi Global, Menko Airlangga Fokus Perkuat Domestik
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bakal mencermati perkembangan ekonomi domestik agar tidak tertekan dengan ancaman resesi perekonomian global. Sebelumnya Presiden telah mengingatkan, bahwa tantangan terbesar datang dari luar yaitu ancaman resesi global, dimana perang dagang dan konflik geopolitik telah mengakibatkan perlambatan ekonomi negara maju yang tentunya berdampak ke nasional.

"Ya tentu kita akan memonitor perkembangan, tapi salah satu safeguard yang kita punya adalah domestic market. Itu akan jadi perhatian dan tentunya domestic market akan bermanfaat dan perlu dimanfaatkan untuk kapasitas dalam negeri. Tentu nanti kita akan lebih detailkan," ujar Menko Airlangga di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Sementara sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan akan melihat setiap instrumen keuangan pada kebijakan APBN, agar pelemahan ekonomi global tidak berdampak luas kepada Indonesia.

"Kita harus mampu mengcounter pelemahan dari perekonomian global yang bisa berimbas ke dalam negeri, kita harus melihat dari semua sisi, dari sisi instrumen pendapatan negara baik pajak, bea cukai dan PNBP," katanya.

Dia pun menekankan, bakal terus meneliti dan melihat dari sisi belanja negara, baik itu Kementerian lembaga, maupun transfer ke daerah agar menguatkan ketahanan ekonomi dari risiko global. "Kita juga harus terus memiliki alternatif instrumen pembiayaan untuk bisa mendukung kekuatan ekonomi Indonesia," sambungnya.

Untuk itu, Sri Mulyani akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi global yang sedang menghantui Indonesia.

"Kita harus bekerja bersama-sama, menjaga perekonomian dengan kebijakan makro dan moneter secara komplementer. Kerja sama dengan OJK dari sisi kebijakan dan makroprudensial diharap sinkron dalam menjaga perekonomian kita dari ancaman pelemahan global. Dan kita akan terus meningkatkan produktivitas," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ramal Ekonomi...
Sri Mulyani Ramal Ekonomi RI Minus, Luhut: Lebih Baik di Antara Emerging Market
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Kolaborasi Penguatan...
Kolaborasi Penguatan Kearifan Lokal Demi Tingkatkan Nilai Ekonomi Kreatif
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
53 menit yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
1 jam yang lalu
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
1 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved