Wall Street Terangkat Saat Investor Menanti Laporan Keuangan Industri

Kamis, 24 Oktober 2019 - 08:55 WIB
Wall Street Terangkat...
Wall Street Terangkat Saat Investor Menanti Laporan Keuangan Industri
A A A
NEW YORK - Wall Street berangsur terangkat lebih tinggi pada perdagangan, Rabu kemarin waktu setempat ketika investor tengah bersemangat menanti laporan triwulan dari industri di antaranya Boeing Co (BA. N) dan Caterpillar Inc (CAT. N). Meski begitu proyeksi lebih rendah diyakini bakal terjadi pada produsen chip untuk jadi tekanan pada bursa saham AS.

Saham Boeing dan Caterpillar naik lebih dari 1% saat pendapatan kedua perusahaan tidak terlalu signifikan. Dilansir Reuters hari ini, Boeing melaporkan penurunan keuntungan hingga 53% secara triwulanan ketika masih berjuang membuat 737 MAX kembali terbang. Sedangkan penjualan Caterpillar di Asia runtuh, tetapi perusahaan mengatakan tarif yang berasal dari perang Dagang AS-China akan berdampak lebih kecil pada bisnisnya daripada perkiraan sebelumnya.

Dow Jones Industrial Average tercatat meningkat 45,85 poin atau 0,17% ke level 26.833,95 untuk mengiringi peningkatan S&P 500 usai memperoleh tambahan 8,53 poin yang setara dengan 0,28% menjadi 3.004,52. Selanjutnya Komposit Nasdaq menguat dengan tambahan 15,50 poin atau 0,19% di posisi 8.119,79.

Sementara saham Texas Instruments jatuh 7,5% setelah chipmaker tersebut diproyeksikan pendapatan di kuartal terakhir lebih rendah. Sedangkan saham perusahaan semikonduktor lainnya, termasuk Intel Corp (INTC. O) dan Broadcom Inc (AVGO. O) juga menyusut. Tren positif terlihat pada saham Apple Inc (AAPL. O) dan Facebook Inc (FB. O) untuk sedikit membantu indeks utama.

Saham Apple menguat 1,3% setelah Morgan Stanley mengatakan produsen iPhone segera meluncurkan Layanan streaming video, Apple TV + yang diyakini bisa meningkatkan pendapatan layanan. Saham Facebook juga menghijau dengan lonjakan hingga 2,1% setelah Chief Executive Mark Zuckerberg berusaha meyakinkan anggota parlemen AS tentang perusahaan mata uang digital, Libra.

Di sisi lain saham Nike Inc (NKE. N) jatuh 3,4% setelah perusahaan pakaian olahraga itu mengumumkan pengunduran diri CEO Mark Parker yang mulai efektif tahun depan. Nike selanjutnya menunjuk John Donahoe, yang saat ini menduduki jabatan Chief Executive ServiceNow Inc sebagai penerus Parker.

Selanjutnya saham pembuat perangkat medis Boston Scientific Corp (BSX. N) dan pembuat peralatan laboratorium Thermo Fisher Scientific Inc (TMO. N) melonjak setelah kedua perusahaan melaporkan penguatan pendapatan. Saham Boston Scientific berakhir 5,0% lebih tinggi dan saham Thermo Fisherditutup naik 5,7%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
10 menit yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
1 jam yang lalu
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
1 jam yang lalu
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
2 jam yang lalu
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
11 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
12 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved