Kemenperin Percepat Revitalisasi Manufaktur dan Ciptakan SDM Unggul

Jum'at, 25 Oktober 2019 - 09:25 WIB
Kemenperin Percepat...
Kemenperin Percepat Revitalisasi Manufaktur dan Ciptakan SDM Unggul
A A A
JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bertekad merevitalisasi industri manufaktur agar lebih berperan besar menjadi sektor penggerak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Industri manufaktur dinilai mampu memberikan efek ganda yang luas, mulai dari peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, hingga penerimaan devisa dari ekspor dan pajak.

"Oleh karena itu, tentunya kita harus mencari terobosan-terobosan dalam menjalankan langkah strategisnya. Apalagi, kita ketahui, bahwa market size Indonesia sebenarnya cukup besar dan ini menjadi potensi yang baik," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Selain itu, Menperin Agus menegaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengarahkan agar tetap fokus terhadap penciptaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Hal ini menjadi salah satu solusi menjawab kebutuhan dari perkembangan industri 4.0 sesuai implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

"SDM berkualitas dapat juga diperbaiki melalui pendidikan vokasi yang sesuai standar internasional,” ujarnya. Dalam hal ini, Kemenperin telah menerapkan konsep pembelajaran dual system (sistem ganda) di politeknik dan akademi komunitas yang dimilikinya.

Dalam menjalankan pendidikan vokasi industri tersebut, Kemenperin menjalin kerja sama dengan Swiss untuk pengembangan program Skill For Competitiveness (S4C). Konsep pembelajaran yang digunakan, yakni 30% teori dan 70% praktik. Hasilnya, mayoritas lulusannya langsung diserap kerja.

Selanjutnya, pemerintah akan semakin gencar menarik investor ke Indonesia. Oleh sebab itu, Presiden meminta kepada kementerian terkait untuk mendata sejumlah regulasi yang menghambat investasi.

"Dalam waktu sebulan, semua kementerian termasuk Kemenperin akan menyampaikan kepada Presiden tentang aturan-aturan apa saja yang perlu disempurnakan agar investasi terus masuk dan industri bisa berkembang, sehingga pada ujungnnya mampu menciptakan lapangan kerja," pungkas Agus.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pacu Ekonomi, Kemenperin...
Pacu Ekonomi, Kemenperin Perkuat SDM Teknologi Kertas
Pemerintah Swiss Dukung...
Pemerintah Swiss Dukung Pengembangan Vokasi Industri RI
Kemenperin Suplai SDM...
Kemenperin Suplai SDM dari Sekolah Vokasi di Indonesia Timur
NEC Indonesia-Kemenperin...
NEC Indonesia-Kemenperin Teken MoU Pengembangan SDM Industri 4.0
RI-Jepang Pacu SDM Industri...
RI-Jepang Pacu SDM Industri Otomotif Kompeten Teknologi 4.0
Dorong Pertumbuhan Industri,...
Dorong Pertumbuhan Industri, BPSDMI Kemenperin Gelar Diklat di 7 Kota
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved