alexametrics

Dilantik Jadi Wamen, Angela Tanoesoedibjo Terbiasa dengan Perubahan

loading...
A+ A-
JAKARTA - Angela Tanoesoedibjo langsung menuju ke kantor barunya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Pusat usai dilantik menjadi Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selanjutnya Putri Sulung Hary Tanosoedibjo mengenakan baju kebaya merah itu akan melakukan rapat dengan Menteri Pariwisata (Menpar) Wisnutama.

"Ini saya mau rapatkan dulu apa saja yang perlu saya lakukan untuk meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia agar saya bisa menyampaikan apa saja yang perlu saya kerjakan, " ujar Angela di Kemenpar, Jakarta, Jumat (26/10/2019).

Dia pun mengaku, bakal beradaptasi dalam menjalankan tugasnya sebagai Wakil Menteri yang bertugas membantu Wisnutama. Hal ini lantaran, dirinya perlu mempelajari bagian sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang baru pertama dilakukannya.



"Bayangan saya pasti ada adaptasi yang harus saya lakukan, cuma itu bukan hal yang tidak bisa dilakukan, karena saya di unit bisnis usaha yang saya geluti pun saya juga sudah berkali-kali pindah unit usaha dan bidang. Jadi saya memang sudah banyak menghadapi banyak perbedaan culture, perbedaan orang, personality," paparnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi tugas kepada Angela Tanoesoedibjo sebagai Wakil Menteri (Wamen) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. "Bapak Jokowi memberi saya kepercayaan untuk bisa membantu di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Angela.

Wamen termuda dan perempuan satu-satunya ini mengaku, diberi target satu tahun untuk fokus mengembangkan 5 prioritas destinasi wisata. "Jadi dalam satu tahun ke depan fokus ke lima destinasi yang sudah diarahkan Pak Jokowi untuk sudah dibangun dengan berbagai event. Tapi kita perlu membangun infrastrukturnya dan ekosistemnya sehingga juga memadai," pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top