Sumur Baru di Lapangan Mandu Produksi Gas 17 MMscfd

Sabtu, 26 Oktober 2019 - 06:13 WIB
Sumur Baru di Lapangan...
Sumur Baru di Lapangan Mandu Produksi Gas 17 MMscfd
A A A
BALIKPAPAN - PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja Mahakam dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk perusahaan, mengumumkan sumur baru MD-111 di Lapangan Mandu, area South Mahakam, per 21 Oktober 2019 telah menghasilkan produksi berupa gas sebanyak 17 MMscfd dan kondensat sebanyak 950 bcpd (barrel condensate per day).

General Manager PHM, John Anis menyatakan kegembiraannya atas produksi dari sumur MD-111 ini karena memberikan berkontribusi yang cukup besar terhadap keseluruhan produksi di WK Mahakam.

“Keberhasilan ini merupakan bukti usaha tanpa henti oleh PHM untuk terus mengembangkan potensi-potensi di Wilayah Kerja Mahakam. Dan untuk itu kami mengerahkan segala daya upaya semaksimal mungkin, dengan terus mencari berbagai terobosan dan inovasi yang kreatif serta selalu mengutamakan keselamatan, efisiensi, dan pengambilan risiko yang terukur,” ujarnya di Balikpapan.

Lebih lanjut, PHM memperkirakan pada minggu pertama November 2019, produksi gas dari sumur MD-111 ini akan mencapai puncaknya yakni 35 MMscfd. Sumur tersebut pada 26 September 2019 lalu selesai dibor menggunakan jack-up Rig Tasha, dengan mendapatkan hasil yang sangat baik yaitu reservoir dengan total ketebalan 92 meter gas dan 19 meter minyak, dengan cadangan gas-nya diperkirakan mencapai 20,7 Bcf dan cadangan minyak mencapai 100.000 barel.

Besarnya cadangan gas dari sumur ini merupakan sebuah hal yang sangat menggembirakan, khususnya di WK Mahakam yang sudah masuk fase penurunan produksi alamiah (natural decline), karena semula ketebalan reservoir yang diprediksi dari MD-111 adalah 25 meter gas dengan cadangan gas 5 Bcf. Temuan positif pada sumur MD-111 ini menyusul keberhasilan sumur MD-109 di panel yang sama, yakni di Mandu Central Panel, pada tahun 2018.

Proses untuk memutuskan apakah akan mengebor sumur di Mandu Central Panel bukan hal mudah mengingat kompleksitas kondisi geologi di Lapangan Mandu. Kompleksitas ini dikarenakan adanya patahan-patahan yang memisahkan Lapangan Mandu menjadi beberapa panel yang memberikan akumulasi hidrokarbon yang berbeda, sehingga sulit untuk memastikan apakah sumur yang akan dibor ini berada di ladang gas atau ladang minyak.

Kajian bawah permukaan bumi (sub-surface) yang komprehensif oleh tim PHM akhirnya mampu mengidentifikasi potensi kandungan hidrokarbon di masing-masing panel tersebut. Kajian ini sangat krusial mengingat fasilitas di platform MD1 yang berada East Mandu Panel lebih dikhususkan untuk gas dan bukan minyak. Tim PHM mengebor sumur MD-111 dengan menggunakan kepala sumur dari platform MD1, yang berjarak 2,5 km dari sumur.

Aktifitas pengeboran ini diselesaikan dengan durasi yang lebih singkat dibanding operasi sejenis, karena para engineer di PHM membuat inovasi dengan mengurangi jumlah casing string (pipa pembungkus yang diturunkan ke lubang pengeboran kemudian disemen untuk mengamankan sumur) yang biasa berjumlah 4 menjadi 3.

Sebelumnya untuk pengeboran sumur di Mandu selalu dipasang 4 casing (heavy architecture) guna mengamankan aspek shallow gas hazards (terjadinya semburan gas yang tak terkendali dari sumur-sumur dangkal) dan total losses (karena melewati lapisan batuan gamping yang cukup tebal).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
On Stream, Proyek Jumelai...
On Stream, Proyek Jumelai PHM Diproyeksi Tambah Produksi Gas 45 MMSCFD
Terapkan Inovasi, PHI...
Terapkan Inovasi, PHI Genjot Efisiensi dan Kehandalan Operasi
Tekan LPO, PHM Percepat...
Tekan LPO, PHM Percepat Pemeliharaan Fasilitas Migas di Daerah Rawa
Naik, Produksi Gas Lapangan...
Naik, Produksi Gas Lapangan Sisi Nubi Capai Level 160 Juta Kaki Kubik
PHE Peroleh Temuan Baru...
PHE Peroleh Temuan Baru Gas di Sumur Eksplorasi Adiwarna-1x
Pertamina Hulu Mahakam...
Pertamina Hulu Mahakam Catatkan Temuan Gas Pertama di 2022
Berita Terkini
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
10 menit yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
31 menit yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
54 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
2 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved