Sri Mulyani Tegaskan Utang Indonesia Terjaga Baik

Senin, 04 November 2019 - 18:01 WIB
Sri Mulyani Tegaskan...
Sri Mulyani Tegaskan Utang Indonesia Terjaga Baik
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengklaim posisi utang Indonesia sudah semakin membaik. Rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) pun tetap terjaga.

Sri Mulyani menyebutkan, posisi utang saat ini baru mencapai 30% dari PDB. Rasio utang yang relatif rendah ini, tegas dia, akan terus dijaga oleh pemerintah.

"Ini akan terus dijaga dan (rasio utang) kita lebih baik dari Malaysia yang di atas 50% dan Jepang yang mana rasio utangnya mencapai 200% dari ekonominya," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/10/2019).

Dia melanjutkan, pengelolaan yang hati-hati akan membuat rasio pembayaran utang makin rendah. Hal ini juga seiring dengan komitmen pemerintah dalam menjaga fundamental ekonomi yang kuat. "Kita jaga dari sisi level dan pertumbuhannya, utang kita sudah mengalami penurunan," jelasnya

Dia menambahkan, APBN juga didesain agar terjadi efisiensi utang serta bisa dikendalikan secara baik. "Kita juga akan melindungi sisi kesehatan ekonomi dan APBN kita," jelasnya.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia pada Agustus 2019 tumbuh melambat dengan struktur yang sehat. Utang luar negeri Indonesia pada akhir Agustus 2019 tercatat sebesar USD393,5 miliar, terdiri dari utang luar negeri publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar USD196,3 miliar serta utang luar negeri swasta (termasuk BUMN) sebesar USD197,2 miliar.

Adapun utang luar negeri Indonesia tersebut tumbuh 8,8% secara tahunan (year-on-year/yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 10,9% (yoy). Hal ini terutama dipengaruhi oleh transaksi pembayaran neto utang luar negeri.

Utang luar negeri pemerintah tumbuh melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya. Utang luar negeri pemerintah pada bulan Agustus 2019 tumbuh 8,6% (yoy) menjadi sebesar USD193,5 miliar melambat dari bulan Juli 2019 yang tumbuh 9,7% (yoy).
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Tarik Utang...
Sri Mulyani Tarik Utang Baru Senilai Rp410 Triliun
Sri Mulyani: Semua Punya...
Sri Mulyani: Semua Punya Utang, Negara Islam Juga
Heboh Utang Tersembunyi...
Heboh Utang Tersembunyi dari China, Stafsus Sri Mulyani Angkat Bicara
Akui Utang Luar Negeri...
Akui Utang Luar Negeri Meningkat, Sri Mulyani Waspada
Terungkap! Pemerintah...
Terungkap! Pemerintah Utang Australia Rp15 Triliun, Buat Apa?
Tenang-Tenang! Sri Mulyani...
Tenang-Tenang! Sri Mulyani Sebut Utang RI Masih 'Ringan'
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved