Pertamina Prioritaskan Pembangunan 4 Kilang Minyak

Rabu, 06 November 2019 - 16:42 WIB
Pertamina Prioritaskan...
Pertamina Prioritaskan Pembangunan 4 Kilang Minyak
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) akan mempercepat pengembangan kilang minyak guna meningkatkan produksi bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan, terdapat empat pembangunan kilang minyak yang diprioritaskan oleh Pertamina.

"Dari 6 (proyek) kilang ada 4 yang diprioritaskan untuk meningkatkan daya saing. Bahkan bisa kalahkan kilang di region, Singapura, Malaysia dan Filipina," ujar Ignatius di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Pembangunan kilang-kilang ini, kata dia, sesuai refinery development master plan (RDMP) yang disusun Pertamina dalam agenda besar dalam rangka membangun kemandirian energi nasional.

"Pertamina sangat komit dan bahkan akan memercepat pencapaian target tadi dengan upaya akselerasi fast track yang akan kita tempuh," tegasnya.

Ignatius mengatakan, dengan memprioritaskan pembangunan kilang, Pertamina akan bisa menekan impor. "Kalau ini sudah jadi, per harinya kilang kita bisa memproduksi 1,5 juta barel (BBM) karena itu bisa kurangi impor," jelasnya.

Sebagai informasi, proyek Kilang Balikpapan Pertamina sudah memasuki tahap konstruksi. Pertamina telah menandatangani kontrak rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (engineering procurement and construction/EPC) dengan SK Engineering & Construction Co. Ltd., Hyundai Engineering Co. Ltd., PT Rekayasa Industri, dan PT PP (Persero) Tbk.

Untuk Kilang Cilacap, Pertamina masih melakukan negosiasi dengan Saudi Aramco selaku mitra terkait valuasi aset yang dibutuhkan untuk pembentukan perusahaan patungan.

Berdasarkan data Pertamina, pada 2023 Kilang Balikpapan fase I dan Balongan fase I dijadwalkan mulai beroperasi. Pada saat itu, kapasitas kilang perseroan naik dari 1 juta barel per hari (bph) menjadi 1,1 juta bph.

Selain itu, Kilang Cilacap ditargetkan mulai beroperasi pada 2025. Yang terakhir, proyek Pertamina RDMP Balikpapan fase 2, RDMP Balongan fase 2, dan kilang petrokimia Balongan ditargetkan selesai pada 2026.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kilang Balongan Terbakar,...
Kilang Balongan Terbakar, PT Pertamina Pastikan BBM Aman
Permintaan BBM Turun...
Permintaan BBM Turun 35%, Pertamina Lakukan Pemeliharaan Kilang
Siap Bangun Kilang,...
Siap Bangun Kilang, Indonesia Targetkan Tidak Lagi Impor BBM Tahun 2026
Langkah Strategis Pertamina...
Langkah Strategis Pertamina Melanjutkan Bangun Kilang
Pertamina Targetkan...
Pertamina Targetkan TKDN Proyek RDMP Cilacap hingga 50%
Megaproyek Kilang Nasional...
Megaproyek Kilang Nasional Diyakini Bisa Selesai Tepat Waktu
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
36 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
51 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved