Rupiah Ditutup Menguat ke Rp13.995/USD Saat Dolar AS Terpeleset

Kamis, 07 November 2019 - 17:42 WIB
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp13.995/USD Saat Dolar AS Terpeleset
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Kamis (7/11/2019) ditutup berbalik menguat setelah sebelumnya tergelincir. Penguatan mata uang Garuda memanfaatkan dolar AS yang tergelincir lawan Yen Jepang ketika keraguan negosiasi AS dan China bakal tercapai untuk menghentikan perang dagang berkepanjangan mulai muncul.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik ke level Rp13.995 per USD atau membaik apabila dibandingkan sesi sebelumnya Rp14.010/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp13.990 hingga Rp14.043/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga bangkit menjadi Rp13.997/USD dari sesi penutupan Rabu, kemarin Rp14.022/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp13.996-Rp14.045/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat merosot hingga menjadi Rp14.060/USD. Raihan tersebut terpuruk semakin dalam dari sebelumnya yang bertengger pada posisi Rp14.030/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah di posisi Rp14.040 per USD untuk kembali jatuh. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kemarin sempat menguat ke Rp13.992/USD.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Dolar AS alias USD jatuh terhadap Yen Jepang pada perdagangan, Kamis seiring keraguan tentang kapan Amerika Serikat dan China akan menandatangani kesepakatan perdagangan awal untuk menyelesaikan perang dagang. Kondisi tersebut membuat para pelaku pasar mulai mempersiapkan langkah selanjutnya.

Dolar menyusut 0,24% pada hari Kamis menjadi 108,73 terhadap yen. Sementara pada market onshore, Yan China jatuh ke posisi 7,0163 per dolar, setelah sempat meningkat ke posisi tertinggi dua setengah bulan saat optimisme tentang resolusi jangka pendek AS-China untuk perdagangan mulai menyusut.

Yen tercatat juga naik sekitar 0,27% menjadi 120,27 per Euro dan memperoleh tambahan 0,4% menjadi 74,71 versus dolar Australia. Sedangkan Indeks dolar terhadap enam mata uang utama lainnya stabil di 97,985.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Rupiah Punya Peluang...
Rupiah Punya Peluang Saat Penguatan Dollar AS Tertahan di Tengah Sikap Wait and See
Rupiah Tengah Pekan...
Rupiah Tengah Pekan Dibuka Loyo ke Rp14.853/USD Iringi Kejatuhan Pounds
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
27 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
43 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved