Kesepakatan Bisnis Festival Ekonomi Syariah Hari ke-3 Capai Rp19 Triliun

Sabtu, 09 November 2019 - 02:12 WIB
Kesepakatan Bisnis Festival...
Kesepakatan Bisnis Festival Ekonomi Syariah Hari ke-3 Capai Rp19 Triliun
A A A
SURABAYA - Memasuki hari ke-3 Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) yang dipusatkan di Surabaya, kesepakatan bisnis atau business matching yang dihasilkan mencapai Rp19 triliun yang sebagian besar berasal di sektor pembiayaan. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Difi Ahmad Johansyah mengatakan, dari total kesepakatan bisnis yang dihasilkan tersebut, Rp12,6 triliun berasal dari pembiayaan bank syariah, Rp4,4 triliun penggalangan dana serta pembelian Sukuk Rp2 triliun.

“Business matching ini yang besar-besar. Nah tentu angka-angka ini masih akan terus berkembang dan biasanya akan meningkat sampai hari Sabtu (9/11/2019),” ujar Difi di Surabaya, Jumat (8/11/2019).

Adapun jumlah pengunjung sampai hari ke-3 Fesyar mencapai 16 ribu orang dengan jumlah transaksi both sebesar Rp50,43 miliar dari total 144 both atau tenan yang tersedia. Difi optimis, pelaksanaan Fesyar akan terus menarik minat masyarakat sebab Fesyar kali ini memberikan berbagai tips pada sesi business coaching melalui seminar yang dimanfaatkan sebagian besar pelaku bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sambung dia menambahkan bahwa yang berbeda pada perayaan Fesyar kali ini adalah adanya fungsi kurator berpengalaman memperbaiki produk UMKM. “Dan itu banyak dimanfaatkan juga oleh para pengusaha. Mereka daftar lewat website untuk dikuratori. Jadi kita optimis bakal lebih meningkat apalagi potensi UMKM di Jatim ini sangat besar,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Singapura Ramdhan Deny, mengatakan, dalam rangka menembus pasar ekspor UMKM Indonesia di luar negeri, Singapura harus dipertimbangkan, sebab memiliki nilai tambah tersendiri bagi para pelaku usaha.

“Singapura merupakan tempat berkumpulnya pembeli internasional. Ketika sudah memasuki Singapura menjadi nilai tambah tersendiri bagi para pelaku usaha,” ujarnya di sesi Seminar UMKM Menembus Pasar Internasional.

Lebih lanjut Ia membeberkan strategi pentahapan produk UMKM yang banyak difasilitasi perwakilan BI Singapura. “Harus sering bertemu dengan International pitential biyer melalui berbagai pelatihan yang ada. Kemudian memfasilitasi Business matching antara UMKM terpilih dengan potential buyer internasional,” ujarnya.

Dia juga menerangkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi UMKM menembus pasar ekspor di antaranya harga yang ditawarkan UMKM masih dinilai kurang kompetitif dibanding produk serupa di kawasan Asia Tenggara. Selain itu kelengkapan detail informasi produk dalam standar internasional masih banyak belum diperhatikan.

“Kemudian penjajakan minat dan peluang buyer potensial sebagai tindak lanjut partisipasi dalam event promosi investasi yang diselenggarakan tentu sana memerlukan dukungan regulator mendorong kesiapan ekspor,” pungkasnya.

Antusiasme peserta yang membludak menunjukkan bahwa pelaku usaha pun mengamini pentingnya memoles produk-produk mereka agar bisa bersaing di pasar internasional. Selain seminar bertajuk UMKM Menembus Pasar Ekspor, seminar mengenai Urgensi Sertifikasi Halal juga tak kalah penting di tengah tingginya potensi Industri Halal global, berbagai negara di dunia untuk berlomba-lomba memanfaatkan peluang yang ada.

Festival Ekonomi Syariah 2019 yang dipusatkan di Surabaya akan berlangsung hingga hari ini (Sabtu, 9/11/2019) untuk selanjutnya dimatangkan dan dibawa ke Jakarta sebagai even Internasional Ekonomi Syariah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IDX Channel Sharia Fair...
IDX Channel Sharia Fair 2021, Indonesia Menuju Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia
Wapres Resmikan Operasional...
Wapres Resmikan Operasional Bank Riau Kepri Syariah, Jadi Awal Kemudi Ekonomi Syariah
Inilah Negara Non-Muslim...
Inilah Negara Non-Muslim Ini Paling Maju Perbankan Syariahnya
Pembentukan KDEKS Sulsel...
Pembentukan KDEKS Sulsel Langkah Akselerasi Ekonomi Syariah
Alasan Muhammadiyah...
Alasan Muhammadiyah Tarik Duit dari Bank Syariah Hasil Merger
Diakui Internasional,...
Diakui Internasional, Peserta Asing Geruduk Gelaran ISEF 2020
Berita Terkini
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
25 menit yang lalu
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
40 menit yang lalu
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
44 menit yang lalu
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
52 menit yang lalu
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
55 menit yang lalu
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
1 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved