Jaga Stabilisasi Harga, Kemendag Bakal Operasi Pasar di Ritel Modern

Minggu, 10 November 2019 - 10:09 WIB
Jaga Stabilisasi Harga,...
Jaga Stabilisasi Harga, Kemendag Bakal Operasi Pasar di Ritel Modern
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan operasi pasar untuk menjaga pasokan dan harga pangan jelang libur Natal dan Tahun Baru 2020. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto menyatakan, operasi pasar melalui ritel modern telah disepakati oleh Bulog beserta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo).

Menurutnya, Bulog akan menjadi penyuplai beras medium di ritel modern, dan Aprindo siap untuk menjadi penjualnya. "Operasi pasar yang ditugaskan kepada Perum Bulog tersebut tidak hanya dilakukan pada pasar tradisional, tapi juga ritel modern," ujar Suhanto di Kantor Kemendag, Jakarta.

Suhanto melanjutkan , selama ini operasi pasar untuk komoditas beras hanya dilakukan di pasar tradisional, sementara ritel modern hanya menyediakan beras premium. Sehingga dengan adanya operasi pasar di ritel modern diharapkan menekan gejolak harga beras di akhir tahun.

"Dalam rangka stabilisasi bahan pokok, khususnya beras, nantinya ritel modern akan ikut menjual beras medium di seluruh Indonesia, dengan demikian keadaan beras nanti harganya terjamin," jelasnya.

Beras medium tersebut, lanjut Suhanto, bakal dijual paling tinggi sesuai harga eceran tertinggi (HET). Disamping itu, dengan perluasan operasi pasar juga diharapkan komoditas lainnya seperti minyak goreng, gula pasir, dan daging harganya tertap terjaga sesuai HET.

"Jadi kami harapkan dengan adanya ritel modern ikut serta nanti, semua barang-barang kebutuhan pokok, khususnya yang ada HET seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging akan selalu dalam keadaan terjamin HET-nya," jelas dia.

Tak hanya melalui operasi pasar, pengendalian harga pangan juga dilakukan Kemendag dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah di 34 provinsi. Menurutnya ada 15 provinsi utama yang mayoritas penduduknya merayakan Natal, sehingga nanti akan mendapatkan pengawasan lebih dari pemerintah.

"Nanti setiap hari dipantau tiap pasokan dan harga. Secara intens dua minggu menjelang natal dan tahun baru, tim akan langsung di lapangan bersama-sama dengan tim dari daerah," katanya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasokan Beras Dipastikan...
Pasokan Beras Dipastikan Cukup hingga Juli 2020
Mendag Minta Pasar Rakyat...
Mendag Minta Pasar Rakyat Tetap Buka di Tengah Pandemi
Kemendag Potong Rantai...
Kemendag Potong Rantai Distibusi, Harga Bapok Diyakini Terkendali
Masuki Ramadhan, Mendag...
Masuki Ramadhan, Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Sudah Stabil
Harga Beras Naik, Pedagang...
Harga Beras Naik, Pedagang Mengeluh Penjualan Turun
Anggota DPR Dorong Pemerintah...
Anggota DPR Dorong Pemerintah Gelar Operasi Pasar Besar untuk Stabilkan Harga Beras
Berita Terkini
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
25 menit yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
26 menit yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
34 menit yang lalu
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
1 jam yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved