Jokowi Minta Kepala Daerah Tutup Mata Izinkan Investasi Berorientasi Ekspor

Rabu, 13 November 2019 - 16:23 WIB
Jokowi Minta Kepala...
Jokowi Minta Kepala Daerah Tutup Mata Izinkan Investasi Berorientasi Ekspor
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kepala daerah baik gubernur, bupati, wali kota mempermudah perizinan investasi yang berorientasi ekspor. Sebab, Presiden menegaskan, dengan semakin banyaknya investasi berorientasi ekspor, defisit transaksi berjalan bisa tertangani.

"Saya titip kalau ada investasi yang orientasinya ekspor, sudah tutup mata tanda tangan izinnya secepat-cepatnya. Enggak usah ditanya-tanya. Urusan keamanan back up dari Polres, Polda," tegas Presiden di SICC Bogor, Rabu (13/11/2019).

Namun, tidak hanya investasi yang berorientasi ekspor, Jokowi juga meminta investasi yang memproduksi barang substitusi impor juga dipermudah. Selain mengurangi impor, hal ini juga perlu dilakukan agar muncul dan tercipta banyak lapangan kerja. (Baca Juga: Bahlil Sebut Investasi Asing Rp700 Triliun Terkendala Masalah Domestik)
"Ada investor datang ingin bangun pabrik industri substitusi impor juga tutup mata. Tanda tangan secepat-cepatnya. Enggak usah ditanya. Sudah saya beri izin sekarang, tapi kamu mulai kapan? Besok? Langsung digitukan," tandasnya.

Tak hanya itu para kepala daerah juga harus membantu jika investor mengalami kesulitan di lapangan. Misalnya jika investor tersebut mengalami kendala lahan, maka pemda harus membantu. "Di lapangan ada problem apa? Lahan? Bantu, biar segera terealisasi sehingga defisit transasksi berjalan kita menjadi baik," cetusnya.

Menurut Jokowi jika masalah defisit transaksi berjalan selesai maka Indonesia berani "berkelahi" dengan negara mana pun. Sementara jika tidak, maka Indonesia harus terlebih dulu mempertimbangkan banyak hal sebelum berselisih secara ekonomi dengan suatu negara.

"Kalau enggak, ya kita mikar-mikir. Kalau sudah bagus, sudah surplus, sudah baik, yang nge-banned CPO kita ya kita potong impor mobil dan lain-lain, berani kita. Tapi kalau posisi seperti ini, kita hitung-hitungan untung atau rugi," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank Indonesia Optimis...
Bank Indonesia Optimis Defisit Transaksi Berjalan di Bawah 2%
Ini Faktor Bikin Defisit...
Ini Faktor Bikin Defisit Transaksi Berjalan 1,4% dari PDB
Impor Turun, Defisit...
Impor Turun, Defisit Transaksi Berjalan Kuartal I/2020 di Bawah 1,5%
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan Tembus USD2,2 M di Kuartal I-2024
Defisit Transaksi Berjalan...
Defisit Transaksi Berjalan di 2020 Turun Drastis hanya USD4,7 Miliar
Transaksi Berjalan Surplus...
Transaksi Berjalan Surplus USD1 Miliar di Triwulan III/2020
Berita Terkini
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
1 jam yang lalu
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
4 jam yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
4 jam yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
5 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
7 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
8 jam yang lalu
Infografis
Presiden Jokowi: ASN...
Presiden Jokowi: ASN Bukan Pejabat yang Minta Dilayani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved