Rupiah Diprediksi Masih Melemah
Kamis, 14 November 2019 - 09:06 WIB
Rupiah Diprediksi Masih Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis (14/11/2019) diperkirakan masih melemah. Rabu kemarin, rupiah ditutup mundur 24 poin alias 0,17% menjadi Rp14.078 per USD
Pelemahan rupiah didorong dari negosiasi AS dan China yang belum menghasilkan kesepakatan, sehingga menjadi kekhawatiran pasar dan berdampak pada mata uang berisiko, termasuk rupiah.
"Sementara itu, testimoni dari Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell di hadapan anggota DPR AS tidak mengindikasikan adanya pemangkasan suku bunga AS lebih lanjut. Jadi pernyataan ini tidak memberikan tekanan pada dolar AS," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (14/11/2019).
Dia melanjutkan secara keseluruhan kurs rupiah terhadap dolar AS masih berpeluang tertekan, apalagi ada data neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis Jumat besok, yang diprediksi masih kurang bagus.
"Kurs rupiah terhadap dolar AS pada Kamis ini melemah dengan berpotensi bergerak di kisaran Rp14.020-Rp14.100 per USD," jelasnya.
Pelemahan rupiah didorong dari negosiasi AS dan China yang belum menghasilkan kesepakatan, sehingga menjadi kekhawatiran pasar dan berdampak pada mata uang berisiko, termasuk rupiah.
"Sementara itu, testimoni dari Gubernur Bank Sentral AS, Jerome Powell di hadapan anggota DPR AS tidak mengindikasikan adanya pemangkasan suku bunga AS lebih lanjut. Jadi pernyataan ini tidak memberikan tekanan pada dolar AS," ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis (14/11/2019).
Dia melanjutkan secara keseluruhan kurs rupiah terhadap dolar AS masih berpeluang tertekan, apalagi ada data neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis Jumat besok, yang diprediksi masih kurang bagus.
"Kurs rupiah terhadap dolar AS pada Kamis ini melemah dengan berpotensi bergerak di kisaran Rp14.020-Rp14.100 per USD," jelasnya.
(ven)