Larangan Ekspor Nikel Dorong Pertumbuhan Industri Masa Depan

Jum'at, 15 November 2019 - 16:31 WIB
Larangan Ekspor Nikel...
Larangan Ekspor Nikel Dorong Pertumbuhan Industri Masa Depan
A A A
JAKARTA - Pemerintah, penambang nikel, dan pengusaha smelter akhirnya telah sepakat menghentikan ekspor nikel mulai 1 Januari 2020. Pemerintah juga sudah mengizinkan kembali beberapa perusahaan untuk ekspor hingga akhir tahun, sementara sisanya akan menjual nikelnya ke smelter dalam negeri.

Ketua Indonesia Mining Institute (IMI) Irwandy Arif menilai keputusan ini sebagai langkah yang tepat untuk mendorong hilirisasi komoditas nikel. Indonesia memang sedang mempercepat hilirisasi komoditas nikel agar memiliki produk hilir berupa baterai lithium untuk kendaraan listrik yang lebih bernilai berkali-kali lipat.

“Dalam jangka panjang sudah pasti akan bermanfaat bagi industri baterai. Ini akan menjadi nilai tambah bagi industri pertambangan kita,” kata Irwandy di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Produk hilir nikel memang memiliki nilai yang jauh lebih tinggi, bahkan mencapai 400-500% lebih tinggi dibandingkan dengan produk nikel hulu (bijih nikel). Saat ini, harga produk hulu hanya sekitar USD40-45 per ton, sedangkan harga produk hilir nikel mencapai USD17.000 per ton.

Indonesia sendiri menguasai 27% pasar nikel dunia sehingga jika tren global industri mobil listrik maka Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk mengembangkan industri tersebut di masa depan.

Itulah mengapa, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dengan tegas menyampaikan Indonesia tak akan mengekspor nikel lagi karena akan fokus pada nilai tambah nikel yang jauh lebih berharga.

“Sampaikan kepada penjuru dunia, penambang dan pengusaha smelter di Indonesia telah satukan tekad. Kami tak mau ekspor nikel per 1 Januari 2020 atas dasar cinta tanah air,” ujar Bahlil, saat menggelar konferensi pers, Selasa (12/11/2019).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bahlil Serius Kawal...
Bahlil Serius Kawal Hilirisasi Nikel di Malut
Bahlil Ngaku Pemerintah...
Bahlil Ngaku Pemerintah Tak Tahu Menahu Soal Ekspor Nikel Ilegal ke China
Program Mobil Listrik...
Program Mobil Listrik Pacu Hilirisasi Bijih Nikel
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Larangan Ekspor Nikel...
Larangan Ekspor Nikel Mentah Membuahkan Hasil, Jokowi: Selanjutnya Bauksit hingga Timah
Smelter Nikel Berkontribusi...
Smelter Nikel Berkontribusi Besar Tarik Duit Asing ke Indonesia
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
35 menit yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
1 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
1 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
2 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
2 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
3 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved