Bahlil Serius Kawal Hilirisasi Nikel di Malut
Kamis, 18 Februari 2021 - 18:35 WIB
loading...
Foto/YorriFarli/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Indonesia saat ini tengah melakukan transformasi ekonomi melalui hilirisasi sumber daya alam. Salah satu yang menjadi fokus pemerintah adalah industri pengolahan ( smelter ) nikel yang memiliki nilai tambah.
Makanya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berencana melakukan kunjungan ke Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Jumat besok (19/2) untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan pabrik pengolahan nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. ( Baca juga:Punya Bahan Baku Baterai Mobil Listrik, Indonesia Harus Gercep )
Menurut Bahlil, pembangunan IWIP di Kabupaten Halmahera Tengah ini perlu terus dikawal. Berdasarkan catatan BKPM, pembangunan IWIP progress-nya terbilang positif.
"Nanti saya akan lihat langsung. BKPM akan terus mengawal penyelesaian proyek Kawasan IWIP tersebut serta memfasilitasi rencana investasi yang akan masuk. Kalau ada masalah, kita selesaikan. Jangan sampai mangkraklah," ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Kamis (18/2/2021)
Bahlil berharap dengan berjalannya investasi, Kawasan IWIP yang berlokasi di kawasan timur Indonesia tersebut dapat membantu mewujudkan investasi yang berkualitas melalui pemerataan penyebaran investasi. Selain itu, diharapkan akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ini dalam rangka pemerataan ekonomi.
Makanya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berencana melakukan kunjungan ke Provinsi Maluku Utara (Malut) pada Jumat besok (19/2) untuk melihat secara langsung perkembangan pembangunan pabrik pengolahan nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara. ( Baca juga:Punya Bahan Baku Baterai Mobil Listrik, Indonesia Harus Gercep )
Menurut Bahlil, pembangunan IWIP di Kabupaten Halmahera Tengah ini perlu terus dikawal. Berdasarkan catatan BKPM, pembangunan IWIP progress-nya terbilang positif.
"Nanti saya akan lihat langsung. BKPM akan terus mengawal penyelesaian proyek Kawasan IWIP tersebut serta memfasilitasi rencana investasi yang akan masuk. Kalau ada masalah, kita selesaikan. Jangan sampai mangkraklah," ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Kamis (18/2/2021)
Bahlil berharap dengan berjalannya investasi, Kawasan IWIP yang berlokasi di kawasan timur Indonesia tersebut dapat membantu mewujudkan investasi yang berkualitas melalui pemerataan penyebaran investasi. Selain itu, diharapkan akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ini dalam rangka pemerataan ekonomi.
Lihat Juga :