Program Mobil Listrik Pacu Hilirisasi Bijih Nikel

Kamis, 07 Januari 2021 - 18:47 WIB
loading...
Program Mobil Listrik...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Chief Economist TanamDuit Ferry Latuhihin memberikan proyeksi pengolahan nikel bagi perekonomian nasional. Menurutnya, aturan larangan ekspor bijih nikel itu bukanlah barang baru atau sudah sejak tahun 2014 dan tertuang dalam UU No. 4/2009. Jadi sejak ketika masih era Presiden SBY.

"Tujuannya waktu itu adalah memaksa pemilik IUP (izin usaha pertambangan) untuk membangun smelter supaya hasil kekayaan alam kita punya nilai tambah. Jadi bukan cuma ekspor bijih nikelnya saja. Harus jadi ferro nikel dulu baru diekspor. Banyak pemilik IUP yang kesulitan karena mereka tidak punya modal untuk membangun smelter ," kata Ferry hari ini (7/1) di Jakarta. ( Baca juga:Bahlil: di 2035 Indonesia Mencanangkan 4 Juta Mobil dan 10 Juta Motor Listrik, Aminnn!! )

Namun sekarang dia mengaku lebih optimistis dengan munculnya mobil listrik sehingga tentu akan berbeda. Pabrikan tentu akan membangun smelter memang ditujukan untuk kebutuhan fabrikasi produknya. "Jadi tidak ada risiko harga produk akhir, karena itu akan diperhitungkan dalam harga jual produk akhir, yaitu mobil listrik," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengingatkan, kebijakan ini akan berpengaruh pada ekonomi nasional karena tren green energy adalah masa depan atau unstoppable. "Kita bisa menjadi produsen baterai terbesar di dunia kalau pemerintah bisa bermain cantik mengundang investor masuk ke negara kita," sebutnya.

Berbeda dengan kondisi dulu karena tidak ada yang berani menerima risiko fluktuasi harga ferro nickel di dunia lantaran risikonya sangat besar. Walaupun punya uang, pengusaha akan berpikir untuk membangun smelter karena risikonya yang sangat besar. "Selain itu infrastrukturnya juga belum ada. Listrik misalnya sangat penting untuk membangun Rotary Kiln. Bukan blast furnace yang merusak lingkungan," katanya.

Sementara VP for Industry and Regional Research Bank Mandiri Dendi Ramdani juga mengatakan pelarangan ekspor biji Nikel akan mendorong perkembangan industri baterai dan mungkin sampai industri mobil listrik. Bahkan juga beserta ekosistem industrinya. ( Baca juga:Kasus Grab Toko, Pengamat: Sudah Jelas Penipuan )

Namun di lain sisi dia melihat ada risiko sektor pertambangan nikel menjadi tertekan karena hanya bisa menjual ke buyers dalam negeri. "Oleh karenanya harga bijih nikel domestik seharusnya mengikuti pergerakan harga internasional," jelas Dendi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Melirik Ambisi China...
Melirik Ambisi China di Sumatera: BYD Gelar Pesta Teknologi Tanpa Asap Knalpot
Ikuti Jejak Honda, Ini...
Ikuti Jejak Honda, Ini Alasan Toyota Mendadak Bunuh Mobil Listrik Terbaiknya Lexus LF-ZC?
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Rekomendasi
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved