Sri Mulyani Yakinkan Konsumen untuk Tingkatkan Produk Keuangan Syariah

Minggu, 17 November 2019 - 18:02 WIB
Sri Mulyani Yakinkan Konsumen untuk Tingkatkan Produk Keuangan Syariah
Sri Mulyani Yakinkan Konsumen untuk Tingkatkan Produk Keuangan Syariah
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berikhtiar untuk meyakinkan konsumen untuk meningkatkan produk keuangan syariah di Indonesia.

Dalam acara The 14th Islamic Financial Services Board (IFSB) Summit, Sri Mulyani, mengatakan salah satu tantangan dalam industri syariah adalah keyakinan konsumen bahwa sebuah produk benar-benar sesuai aturan syariah atau tidak, terutama produk asuransi jiwa. Ia pun mengelaborasi cara mengatasi ketidakyakinan tersebut yaitu dengan mengeluarkan fatwa halal secara syariah.

"Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengeluarkan fatwa syariah. Hal ini sudah dilakukan di beberapa negara. Kalau sudah ada, selanjutnya kepercayaan kepada institusi yang mengeluarkan produk tersebut," ujar Sri Mulyani dalam keterangan di Jakarta, Minggu (17/11/2019).

Menurutnya, institusi harus mampu meyakinkan para konsumen bahwa produk syariah yang diterbitkan dapat menjalankan peran sesuai tujuannya. Selain itu, industri syariah juga harus mampu menjelaskan, menjual, dan menyakinkan bahwa instrumen syariah lebih baik, lebih efisien, dan reliabel.

"Jangan hanya mengandalkan label syariah, tetapi kredibilitas harus tetap ditegakkan dengan adil dan disiplin. Karena jika reputasi syariah sudah dirusak, maka akan sulit untuk membangunnya kembali," pesannya kepada peserta di acara yang bertema The Way Forward for Islamic Finance.

Terakhir, terkait pangsa pasar asuransi jiwa, Menkeu menyatakan, baik asuransi jiwa konvensional maupun syariah, penetrasi pasar di Indonesia masih sangat sedikit. Namun, jika pelaku industrinya optimis dan yakin, maka dengan pangsa pasar yang masih sedikit berarti masih banyak peluang yang dapat digali. Ia pun yakin industri asuransi Indonesia masih sangat bisa diperdalam pangsa pasarnya.
(ven)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1369 seconds (10.101#12.26)