OJK dan BEI Kompak Dukung Gerakan #InvestasiAjaDulu

Senin, 18 November 2019 - 13:42 WIB
OJK dan BEI Kompak Dukung...
OJK dan BEI Kompak Dukung Gerakan #InvestasiAjaDulu
A A A
JAKARTA - Demi meningkatkan literasi keuangan untuk semua kalangan di Indonesia, Tokopedia dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana Indonesia (APRDI) berkolaborasi mengkampanyekan #InvestasiAjaDulu. Kampanye ini diresmikan hari ini didukung oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi, mengungkapkan, Bursa Efek Indonesia, sebagai penyelenggara perdagangan dan regulator pasar modal Indonesia, mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan khususnya pada generasi milenial terutama untuk berinvestasi di pasar modal.

"Untuk itu, pihak BEI menyambut baik inisiatif dan kerja sama Tokopedia dengan APRDI ini yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya berinvestasi di Pasar Modal Indonesia, khususnya lewat ranah digital," ujarnya di Jakarta, Senin (18/11/2019).

Direktur Pengelolaan Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sujanto juga menyambut baik kampanye #lnvestasiAjaDulu ini. "Edukasi tentang instrumen investasi merupakan agenda yang penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat Indonesia. Strategi pengembangan literasi keuangan nasional merupakan salah satu fokus kami tahun ini, khususnya kepada masyarakat untuk memulai berinvestasi," ujar Sujanto.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari Gerakan Money Market Fund lnisiatif dari Tokopedia tersebut, dengan mengawali gerakan ini akan terus menyebar ke pelaku industri pengelolaan investasi lainnya dan menjadi inisiatif bersama sehingga inklusi keuangan di Indonesia dapat memperlihatkan performa positlf di masa depan.

"Interaksi masyarakat yang tinggi dengan teknologi masa kini perlu dimanfaatkan, dengan gerakan ini, diharapkan literasi dan inklusivitas keuangan bisa meningkat hingga sampai ke pelosok," tutur Sujanto.

Menurutnya, masyarakat, khususnya masyarakar menengah ke bawah perlu diberikan pengalaman baik dalam pembelajaran investasi. Mereka perlu diberikan pilihan investasi rendah risiko tetapi tetap memberikan hasil yang kompetitif. Oleh karena itu, opsi reksa dana pasar uang ini cocok bagi mereka, sehingga nantinya diharapkan investor reksa dana akan bertambah dalam pasar modal Indonesia.

Di hari yang sama, fase pertama kampanye #lnvestasiAjaDulu telah dimulai. Kegiatan edukasi pertama kali ini mengangkat tema "Investasi: Dana Impian untuk Masa Depan dengan Reksa Dana" yang membahas pentingnya mempersiapkan rencana Keuangan untuk masa tua sejak dini. Ke depannya, kolaborasi ini juga akan menghadirkan beragam kegiatan yang bisa meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Minta Restu OJK, BEI...
Minta Restu OJK, BEI Siap Gelar Papan New Economy 5 Desember 2022
Seluruh Emiten Ditargetkan...
Seluruh Emiten Ditargetkan Penuhi Ketentuan Free Float 15% di 2029
Iman Rachman Dikabarkan...
Iman Rachman Dikabarkan Jadi Dirut, Intip Susunan Direksi BEI 2022-2026
Ketua OJK Ngaku Tahu...
Ketua OJK Ngaku Tahu Kabar Mundurnya Dirut BEI Iman Rachman dari Youtube
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Resmi! Batas Modal Disetor...
Resmi! Batas Modal Disetor untuk Bursa Efek Naik Tinggi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved