Pertumbuhan Ekonomi RI hingga Oktober 2019 di Bawah Target Hanya 5,02%

Senin, 18 November 2019 - 14:14 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI hingga Oktober 2019 di Bawah Target Hanya 5,02%
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga periode Oktober 2019 masih di bawah target dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2019. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerangkan, ekonomi hingga Oktober 2019 tumbuh sebesar 5,02% atau lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 5,3%.

"Pertumbuhan ekonomi sampai Oktober 2019 capai 5,02% atau lebih rendah dari asumsi awal 5,3%," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA Oktober 2019 di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (18/11/2019).

Sambung dia melanjutkan, pertumbuhan ekonomi didorong konsumsi rumah tangga yang tetap sehat yaitu di atas 5% dan investasi. Meski begitu investasi tidak setinggi atau tidak tumbuh seperti yang diharapkan. "Adapun saat ini kontribusinya baru 87%, keduanya alami pertumbuhan," jelasnya.

Sementara belanja pemerintah turun dan Ia mengingkatkan kepada seluruh Kementerian/Lembaga menjaga momentum demand supaya bisa ikut mendorong ekonomi. Sebagai informasi, inflasi 3,13% year on year, kurs Rp14.162/USD atau lebih kuat dibandingkan asumsi.

SPN 3 bulan untuk 4,59% tapi rata-rata sampai Oktober 5,66%. Kemudian, harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) hingga Oktober USD62/barel, lebih rendah dari rata-rata semester I USD 63/barel. Sedangkan lifting minyak di bawah asumsi, yaitu 744 ribu barel per hari dan lifting gas 1.050 boepd (barel oil equivalent per day).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Airlangga Ungkap Alasan...
Airlangga Ungkap Alasan Jokowi Bilang Ekonomi RI Segar
Usulan Asumsi Dasar...
Usulan Asumsi Dasar Makro 2025: Ekonomi RI Tumbuh 5,1-5,5%, Rupiah Rp15.300-Rp16.000/USD
Reputasi RI Rusak Soal...
Reputasi RI Rusak Soal Menjaga Defisit APBN di Mata Dunia
Anggaran Pemulihan Ekonomi...
Anggaran Pemulihan Ekonomi Naik Jadi Rp677,2 Triliun, Ini Rinciannya
Intip Desain RAPBN 2026:...
Intip Desain RAPBN 2026: Pertumbuhan Ekonomi 5,4%, Rupiah Rp16.500 per USD
Ekonom Nilai RAPBN 2024...
Ekonom Nilai RAPBN 2024 Terancam Dirombak di Tengah Jalan
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
35 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
1 jam yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved