Jokowi Minta Minimal 40 Permen Penghambat Investasi Dihapus

Kamis, 21 November 2019 - 16:26 WIB
Jokowi Minta Minimal...
Jokowi Minta Minimal 40 Permen Penghambat Investasi Dihapus
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali meminta agar jajarannya mencabut aturan yang menghambat investasi. Para menteri diberi target sampai akhir Desember minimal 40 peraturan menteri (permen) penghambat investasi harus dicabut.

“Presiden menginstruksikan kepada seluruh menteri sampai akhir Desember sekurang-kurangnya mencabut 40 permen yang dianggap menghambat kemudahan investasi dan berusaha termasuk perizinan yang tersebar di beberapa kementerian,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantor Presiden, Kamis (21/11/2019).

Sebelumnya dalam pembukaan rapat terbatas terkait kemudahan berusaha Presiden Jokowi memita jajarannya untuk terus menggenjot peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) ke angka 40-an. Pasalnya, di tahun 2019 ini peringkat Indonesia turun tipis ke angka 73 dari 72 di tahun 2018.

“Kita tahu 5 tahun lalu peringkat Indonesia di 120. Kemudian bisa melompat ke 72 di tahun 2018. Tapi stagnan dan justru turun tipis di 2019 menjadi 73. Keinginan kita bersama, kita ingin ada sebuah kenaikan peringkat lagi dalam kemudahan berusaha di Indonesia yaitu di peringkat 40-50,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa untuk menggenjot peringkat kemudahan berusaha perlu solusi yang komprehensi dan tidak boleh sepotong-potong. "Mulai dari reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi. Sehingga kemudahan berusaha betul-betul bisa kita potong, kita sederhanakan,” tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Titip Investasi...
Jokowi Titip Investasi Besar Ditangani Gubernur Sendiri
Presiden Jokowi: Investasi...
Presiden Jokowi: Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi
RUU Ciptaker Diusulkan...
RUU Ciptaker Diusulkan Jadi RUU Kemudahan Berinvestasi dan Perizinan
Apresiasi Relokasi Investasi...
Apresiasi Relokasi Investasi ke RI, Jokowi Ajak Jepang Gabung Sovereign Wealth Fund
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Kemajuan Teknologi Menawarkan...
Kemajuan Teknologi Menawarkan Kemudahan dalam Berinvestasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved