PLN Teken Kontrak Pembangunan PLTS di 151 Lokasi di Papua

Senin, 25 November 2019 - 19:33 WIB
PLN Teken Kontrak Pembangunan...
PLN Teken Kontrak Pembangunan PLTS di 151 Lokasi di Papua
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Papua dan Papua Barat melalui energi baru terbarukan (EBT), khususnya dengan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di 151 lokasi. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak antara PLN dengan KOS Sky-Tritama, dan Konsorsium Telkominfra-Pracom-Canadian Solar.

Penandatanganan kontrak antara PLN dengan beberapa perusahaan tersebut menggunakan skema kontrak kesepakatan harga satuan (KHS) pengadaan dan pemasangan PLTS tersebar dengan kisaran 10 Kilo Watt Peak (KWP) hingga 150 KWP yang tersebar di beberapa zonasi yakni Zona Timika; Zona Merauke; Zona Sorong; dan Zona Jayapura.

Penandatanganan ini dilakukan di kantor pusat PLN oleh General Manager Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Ari Dartomo dengan Direktur TML Energy Widyatama Saptodewa, Direktur SKY Tritama Hengky Loa, Direktur Utama Telkominfra Bob Apriawan dan disaksikan oleh Direktur Regional Maluku dan Papua, Ahmad Rofik.

Ahmad Rofik mengungkapkan bahwa kontrak ini menunjukkan keseriusan PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi Papua. "Konsentrasi kami adalah bagaimana agar masyarakat di pedalaman Papua bisa segera menikmakti listrik dengan cepat mengingat kondisi geografis Papua yang cukup ekstrem sehingga dibutuhkan ketepatan dalam pemilihan jenis pembangkit, untuk itu kami memilih PLTS yang dibangun secara komunal sesuai dengan kebutuhan zonasi masing-masing," kata Rofik di Jakarta, Senin (25/11/2019).

Semangat yang sama juga diungkapkan oleh Bob Apriawan selaku Direktur Utama Telkominfra. Menurutnya PLN cukup serius dalam mengembangkan EBT. "Kami yakin dengan arah tren energi yang bersih maka kami juga berusaha mengembangkan kemampuan kami di area EBT. Ini adalah salah satu wujud sumbangsih kami bersama PLN untuk warga Papua agar bisa menikmati listrik dengan cepat," kata Bob.

Sementara Hengki Loa dari Sky Energi mengungkapkan bahwa tantangan terberat dalam membangun infrastruktur kelistrikan di Papua adalah kondisi geografis yang sulit. "Namun kami yakin mampu mengatasi tantangan tersebut, dengan komitmen dan kerja keras semua pihak demi Papua Terang," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN IP Percepat Pembangunan...
PLN IP Percepat Pembangunan PLTS Terapung Singkarak
Dorong Transisi Energi,...
Dorong Transisi Energi, Pertamina Bangun PLTS Atap di 63 SPBU
Gandeng Arab Saudi,...
Gandeng Arab Saudi, PLN IP Bangun PLTS Terapung Saguling
PLN Proyeksikan Pembangkit...
PLN Proyeksikan Pembangkit EBT Meningkat Pesat Mulai 2028
Astra dan PLN Jalin...
Astra dan PLN Jalin Kolaborasi, Percepat Transisi Energi Baru Terbarukan
Bangun 4 PLTS Kapasitas...
Bangun 4 PLTS Kapasitas 210 MW, PLN Dukung Amazon Penuhi 100% Energi Hijau
Berita Terkini
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
1 jam yang lalu
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
1 jam yang lalu
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
3 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
4 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved