Sri Mulyani Kaji Usulan Formula Baru, Harga Solar Subsidi Berpotensi Naik

Kamis, 28 November 2019 - 17:07 WIB
Sri Mulyani Kaji Usulan...
Sri Mulyani Kaji Usulan Formula Baru, Harga Solar Subsidi Berpotensi Naik
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani telah menerima surat permohonan penyesuaian formula harga solar bersubsidi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Terang dia, proses pembahasan formula baru itu masih diteliti dan mendorongagar penyesuaian formula itu segera selesai.

"Sudah, sedang diteliti," ujar Menkeu Sri Mulyani usai acara CEO Forum di Hotel RitzCarlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Sambung dia melanjutkan, harga solar ke depan tidak akan berbeda dengan usulan Kementerian ESDM. Meski demikian, dia masih enggan merinci seperti apa usulan ESDM tersebut. "Rasanya sudah hampir ditetapkan. (Sesuai usulan Menteri ESDM?) Nanti saya lihat," jelasnya.

Sebagai informasi, perubahan formula harga solar harus mendapat persetujuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hal tersebut diatur dalam pasal 14 ayat (3) Peraturan Presiden No.43 Tahun 2018. Dari informasi yang beredar, usulan mengenai formula baru solar subsidi sudah disampaikan oleh Kementerian ESDM pada 27 September 2019 lalu.

Kabarnya Kementerian ESDM mengusulkan agar formula harga dasar BBM jenis solar menjadi 100% Harga Indeks Pasar (HIP) Minyak Solar ditambah Rp802 per liter. Nilai itu naik dari sebelumnya 95 persen HIP Minyak Solar+Rp 802 per liter. Dengan kata lain harga jual solar bisa mengalami kenaikan melalui formula baru ini.

Sebelumnya kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi tidak cukup hingga akhir tahun sehingga harus menambah pasokan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan laporan Pertamina, kuota solar berubsisdi yang ditetapkan dalam APBN 2019 sebesar 14,5 juta kiloliter (kl) telah habis hingga November 2019 ini sehingga harus menambah kuota untuk mengamankan pasokan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Diminta Bijak...
Pemerintah Diminta Bijak Sikapi Permintaan Tambahan Kuota Solar Subsidi
Subsidi Solar Bisa Terpengaruh?...
Subsidi Solar Bisa Terpengaruh? Menteri ESDM Ubah Formula Harga Dasar Jenis BBM Tertentu
Pembelian Pertalite...
Pembelian Pertalite dan Solar Dibatasi 120 Liter, Ini Kata Menteri ESDM
Beli 540 Liter Solar...
Beli 540 Liter Solar untuk Dijual Kembali, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi
Alokasi Biodiesel Tahun...
Alokasi Biodiesel Tahun 2022 Naik jadi 10,1 Juta Kiloliter
Pengamat: Saatnya Disparitas...
Pengamat: Saatnya Disparitas Harga Solar Subsidi dan Non-subsidi Dipersempit
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
37 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
1 jam yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1 jam yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
2 jam yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
2 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
3 jam yang lalu
Infografis
Sampai Juni 2024, Tarif...
Sampai Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Dipastikan Tidak Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved