Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Diramal Pengamat Hanya 4,8%

Kamis, 28 November 2019 - 20:17 WIB
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 Diramal Pengamat Hanya 4,8%
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) bakal melambat pada 2020, dengan hanya mampu mencapai di angka 4,8%. Hal ini disampaikan saat Diplomatic Forum ke-33 yang digelar Voice of Indonesia dengan mengusung tema 'Diplomasi Ekonomi Indonesia di Era Pemerintahan II Presiden Jokowi' di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta

Ekonom Indef Bhima Yudhistira Adhinegara memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di angka 4,8% pada tahun 2020. Hal ini dilatarbelakangi ketidakpastian ekonomi global yang membayangi hampir semua negara di dunia dalam beberapa tahun ke depan.

Bahkan, beberapa negara sudah masuk jurang resesi seperti Turki dan Argentina, dengan sebagian besar lainnya sudah mengalami perlambatan ekonomi. Di Indonesia, pelemahan ekonomi global masuk melalui berbagai akses, baik perdagangan, barang dan jasa, arus modal dan sentimen.

"Pertumbuhan 4,8% itu masih tergolong kuat, karena kita pada dasarnya masih berorientasi ke domestik, terlebih domestic direct investment masih kuat didukung oleh proyek infrastruktur. Namun kita harus mulai melakukan ekspansi ke pasar alternatif," ujar Bhima di Jakarta, Kamis(28/11/2019).

Kendati demikian menurutnya, pemerintah Indonesia tidak bisa terpaku pada pertumbuhan di angka 4,8 hingga 5%. Dibandingkan dengan pertumbuhan negara maju saat ini, progress Indonesia lebih baik, tetapi dengan angka tersebut masih harus mengejar angka pertumbuhan negara-negara ASEAN lainnya, seperti Filipina dan Vietnam.

"Bagaimana memanfaatkan semua keunggulan kita agar Indonesia tidak terlalu terdampak oleh ekonomi global? Mulai dari penguatan pasar domestik hingga penguatan pasar kita di luar negeri," ujar Kepala Stasiun Siaran Luar Negeri LPP-RRI Agung Susatyo.

Agung juga menuturkan, bahwa pemerintah juga harus melihat tantangan dalam negeri, dimana masih banyak aspek yang masih menghambat masuknya investasi asing kedalam negeri, salah satunya rumitnya birokrasi di daerah.

"Pemerintah sudah menyiapkan langkah antisipatif agar tidak terdampak oleh melemahnya ekonomi global. Upaya dan langkah ini harus mendapatkan dukungan dari seluruh pihak untuk memastikan program pembangunan ekonomi di dalam negeri dapat terus berjalan," ujar Direktur Fasilitasi Promosi Daerah BKPM Indra Darmawan.

Indra mengatakan, bahwa Jokowi kerapkali melakukan pertemuan dengan para menteri kabinet setiap seminggu, bahkan tiga hari sekali, untuk membicarakan masalah investasi dan mendorong iklim investasi di Indonesia.

"Meskipun ada ketidakpastian dan pesimisme, kami masih optimis bahwa ekonomi Indonesia akan terus maju, kuncinya adalah kecepatan beradaptasi dan konsistensi dalam mengimplementasikan program-program yang dicanangkan," tutur Indra.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
18 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved